Ketum LCT-Indonesia Serukan Sosialisasi “New Normal” Kepada Seluruh Anggotanya

Jakarta, infokowasi.com – Menyambut positif kebijakan terkait “new normal” yang diserukan pemerintah dalam menghadapi pandemi Corona Virus 2019 (Covid-19), Ketua Umum (Ketum) Laskar Cahaya Timur Indonesia (LCT-I) Dadang Kartawijaya langsung memberikan statement pernyataannya terkait pemberlakuan kebijakan pemerintah tersebut.

Dadang menyatakan, bahwa dirinya bersama organisasi yang Ia pimpin siap membantu pemerintah, sekaligus serukan kepada seluruh anggota LCT-Indonesia agar dapat melakukan sosialisas kebijakan new normal yang telah digaungkan pemerintah.

Ketum LCT-Indonesia Serukan Sosialisasi "New Normal" Kepada Seluruh Anggotanya
Ketum LCT Indonesia, Dadang Kartawijaya

Lebih lanjut Dadang mengatakan, rakyat yang berada di wilayah dimana pemerintah berencana memberlakukan new normal, perlu mendapatkan informasi yang jelas tentang hal tersebut. Mengingat, bahaya yang mengancam bukan hanya tentang virus penyakit dan penyebarannya, tetapi juga tentang informasi yang tidak akurat yang disampaikan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab ucapnya.

Baca Juga :  Petugas Pedamping Tim Kabupaten Sukabumi dalam PSBB selama 14 hari

“Untuk itu, saya instruksikan kepada Ketua LCT -Indonesia DPD Jawa Barat dan seluruh Korwil LCT Indonesia untuk membantu pemerintah melakukan sosialisasi, edukasi kepada masyarakat dan persiapan menuju new normal. Sehingga masyarakat tetap bisa produktif melakukan aktivitas yang dilakukan sesuai dengan protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan,” ungkap Dadang ketika ditemui infokowasi.com di kediamanya, Minggu (30/5/2020).

Hal senada juga dikatakan Sekretars Jenderal (Sekjen) LCT-Indonesia Ricky yang saat itu didampingi Wakil Sekjen Marchela, bahwa kepada seluruh anggota LCT-I tetap fokus dalam menjalankan instruksi pimpinan, selalu kawal kebijakan pemerintah, jaga kesehatan dan tetap lakukan kegiatan sesuai protokoler kesehatan.

Baca Juga :  PEMDES Parungseah Salurkan BST Gunakan Protokol Kesehatan
Ketum LCT-Indonesia Serukan Sosialisasi "New Normal" Kepada Seluruh Anggotanya
Kanan ke kiri : Ketum LCT-I, Ketua DPD LCT-I Jabat, Sekjen dan Wasekjen LCT-I saat membahas terkait new normal

Lebih jauh lagi Ricky menerangkan, new normal merupakan perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Dan menurut informasi yang dia dapat, Pemerintah Indonesia akan memberlakukan new normal mulai 1 Juni mendatang dalam lima fase.

“Menolak Tagar Indonesia Terserah, karena bangsa yang tangguh tidak boleh menyerah”, kata Marchela menyambung.

“Dengan gotong royong dan disiplin tinggi, kita bisa lawan Covid-19. Hargai mereka yang sudah berkorban di garda terdepan dan cintai semua yang ada di sekeliling kita dengan tidak menyerah,” tutup Marchela.

Sementara itu, Ketua DPD LCT-I Jawa Barat, Dodi Soeryadarma angkat bicara terkait pelaksanaan instruksi dari Ketum LCT-I. Mengenai hal itu Dodi mengatakan bahwa dirinya menyatakan siap untuk menjalankan instruksi tersebut. Dan ia juga menegaskan kepada seluruh Koordinator Wilayahnya (Koerwil) untuk segera dapat melakukan peninjauan langsung kepada warga masyarakat.

Baca Juga :  Besok, Pemkab Purwakarta Mulai Distribusikan Bantuan Dampak Covid-19
Ketum LCT-Indonesia Serukan Sosialisasi "New Normal" Kepada Seluruh Anggotanya
Ketua DPD LCT-I Jawa Barat, Dodi Suryadarma

Masih dikatakan Dodi, pihaknya mengintruksikan kepada Korwil di wilayah Jawa Barat untuk bisa segera terjun ke lapangan, berbincang dengan warga dan sosialisasikan tentang new normal.

“Karena pada prinsipnya, warga juga harus paham dengan maksud dari pernyataan Presiden Joko Widodo tentang berdamai dengan Covid-19, serta persiapan new normal dalam menjalani hidup di tengah masa pandemi, agar tidak salah persepsi dalam menanggapinya,” tegas Dodi.

Laporan : Iwa /Chela
Editor : IK

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here