Komunitas Jampang Peduli, Kampanyekan Penggunaan Masker

Komunitas Jampang Peduli, Kampanyekan Penggunaan Masker
Sukabumi-Pajampangan, Infokowasi.com – Penggunaan masker ditengah pandemi seperti menjadi sebuah keharusan bagi masyarakat Indonesia, terlebih himbauan penggunaan masker ini sudah di umumkan pemerintah beberapa pekan lalu.
Pasalnya kapanye pemasangan spanduk yang di referensi JAMPANG PEDULI (JAMPE) diantaranya : Pertingaan Garasi, pertigaan Cibarehong dan Bunderan Surade, 25/4/2020 dan targetnya 30 spanduk, karena biayanya hasil iuaran dari tim Jampe.
Komunitas Jampang Peduli, Kampanyekan Penggunaan Masker
Tujuan ini, ingin memastikan saja dan sama-sama mengkampanyekan harus pakai masker bukan hanya saat di stop saat di jalan. Sementara himbauan Itu seolah terabaikan.
Namun masyarakat dibeberapa wilayah khususnya di Sukabumi seolah tak mengindahkan himbauan tersebut meskipun pembagian masker gratis terus dilakukan relawan dan pemerintah daerah.
Hal ini yang kemudian menginisiasi Komunitas Jampang Peduli (JAMPE) untuk membuat himbauan dalam bentuk spanduk dengan tulisan yang sedikit nyeleneh seperti “Teu Make masker = Teu Boga Ka Era”, “Teu Make Masker = Penyebar Corona”, “Nu Make Masker Juara”, “Make Masker Tanda Cinta”.
“Kami sengaja membuat himbauan dalam bentuk spanduk dengan kata-kata yang mudah dicerna untuk mengingatkan masyarakat yang masih saja lalu lalang tanpa masker, karena sebagai relawan kami pikir sosialisasi dalam bentuk lisan dan pergerakan sudah cukup, meskipun kesadaran masyarakat masih sangat minim,” ungkap Demmy.
Demmy juga mengatakan jika komunitasnya menargetkan 30 titik tempat keramaian yang akan mereka pasang spanduk himbauan. Ini dilakukan untuk mengingatkan masyarakat pentingnya penggunaan masker di tengah pandemi.
“Pemasangan spanduk akan kami lakukan bertahap mengingat kami mengandalkan biaya iuran dalam pergerakan kami, ya ini itung-itung memberi contoh juga buat pemerintah dan masyarakat lainnya untuk bersama melawan corona,” tambah Muhammad Teguh yang juga bagian dari Komunitas Jampe ini.
Komunitas JAMPE yang terdiri dari lintas komunitas ini juga merencanakan program ketahanan pangan dalam beberapa hari kedepan sebagai antisipasi dampak ekonomi bagi masyarakat Pajampangan khususnya.
“Kami memohon untuk para donatur untuk dapat menyisipkan sebagian hartanya, untuk dapat membantu saudara saudara kita yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi ini,” Pungkasnya.

Laporan : M Kuncir

Print Friendly, PDF & Email
Baca Juga :  Tahun Ajaran Baru, Siswa di Jabar Masih Belajar dari Rumah
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here