KOWASI Laporkan Secara Resmi Pencemaran Nama Baik Insan Pers Oleh Oknum Kades

Sukabumi – infokowasi.com, Hari ini, Rabu, 25 November 2020, Komunitas Wartawan Sukabumi (KOWASI) secara resmi melaporkan pencemaran nama baik insan pers maupun LSM.

Diketahui beberapa waktu lalu viral sebuah video dengan durasi waktu 29 detik menyudutkan LSM serta media, diduga oknum bernama O.A, yang merupakan Kepala Desa dan tergabung dalam APDESI Kabupaten Sukabumi tersebut telah melecehkan aturan tentang tugas, kebebasan serta wewenang pers.

Ketua Umum KOWASI Yudi Suyudi beserta anggota dan beberapa perwakilan dari PWRI serta PSN mendatangi Polres Sukabumi di Palabuhan Ratu, didampingi Kuasa Hukum Nugraha, S.H.

Baca Juga :  Gempa Bumi Tektonik M 5,3 di Selatan Kabupaten Jember, Tidak Berpotensi Tsunami

Tim pelapor selanjutnya diterima langsung Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi.

Nugraha, S.H., menuturkan bahwa pelaporan kasus viralnya video tersebut ternyata bukan hanya dilakukan oleh KOWASI.

“Ternyata selain KOWASI, yang melaporkan kejadian viralnya video penghinaan oleh oknum Kepala Desa tersebut juga dilakukan oleh PSN serta PWRI, sebagai perwakilan media dan insan pers tentunya kami akan bersikap sesuai dengan hukum”, ucap Nugraha.

“Alhamdulillah kami diterima dengan baik oleh Kasat, responnya juga baik, kami akan menunggu kejelasan serta proses selanjutnya”, jelas Nugraha.

Baca Juga :  Pemerintah Kab. Sukabumi Rekomendasikan Kenaikan UMK Tahun 2021

Sementara Yudi Suyudi menyampaikan bahwa KOWASI akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas.

“Kami akan terus maju menggiring penyelesaian secara hukum, kami tidak akan berbuat sesuatu yang tidak sesusai dengan kode etik, kami menyerahkan semua kasus ini, kepada pihak yang berwenang”, ucap Yudi.

“Kami percaya pihak Kepolisian akan menuntaskannya, dan berharap keadilan bagi kami yang sudah dilecehkan”, tandas Yudi.

Tidak ayal viralnya video dengan latar beberapa orang berseragam mirip ASN serta bangunan diduga Dinas PMD tersebut menyebabkan riak serta kemarahan kalangan Pers.

Baca Juga :  Camat Surade dan Jajaran PGRI, Bagikan 1.000 Masker

“Kami tidak akan basa-basi menghadapi kasus ini. Ini nama baik dan marwah pers. Meminta maaf dan damai boleh saja, karena kita sesama manusia, tapi ada jalan yang terbaik, yaitu melalui jalur hukum dan ini akan tetap berlanjut”, pungkas Yudi.

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here