Laporan : M.Kuncir (Korlip Jampang)
INFOKOWASI.COM, Sukabumi
Besarnya gelombang perairan Tegalbuleud telah menyebabkan terjadinya kecelakaan laut. Selasa, 29 Desember 2020.
Perahu yang beridentitaskan Charmita, milik Bos Wandi, beralamatkan Kampung Margahayu RT 037 RW 006 Desa Buniasih Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi terbalik.
Sementara lokasi kejadian tepatnya berada di Pantai Muara Keusik Urug Desa Buniasih Kecamatan Tegalbuleud sekitar pukul 08.00 WIB.
Hadi Beging salah seorang saksi sekaligus Ketua Rukun Nelayan Tegalbuleud menuturkan kronologis kejadian, menurut Hadi kejadian sekitar pukul 07.30 WIB.

“saat itu Perahu Charmita kembali setelah mengambil benur (baby lobster)”, ucap Hadi
“disekitar dermaga perusahaan ketika hendak bersandar ke bibir pantai muara justru perahu masuk ke area dangkal sehingga dihantam ombak”, sambung Hadi.
“Anak buah kapal dan tekong meraih tali tambang dan jatuh ke laut sementara perahu terbalik, sekitar pukul 08.30 perahu serta para ABK berhasil diselamatkan warga beserta para nelayan sekitar dan langsung dilakukan evakuasi perahu ke Sungai Cikaso”, tutup Hadi.
Beruntung dari musibah terbaliknya Perahu Charmita tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa, ketiga ABK Tedy asal Tegalbuled, Roky asal Palabuhanratu, Tole asal Tegalbuleud, serta Anton sebagai tekong asal Tegalbuled berhasil diselamatkan walau masih mengalami trauma.

Sementara ditempat terpisah tepatnya di perairan Minajajaya Desa Buniwangi Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi terjadi pula kecelakaan laut yang menelan korban jiwa.
Dikabarkan 4 orang terseret arus dan tenggelam saat berenang. Sementara ini 3 orang sudah bisa dievakuasi, salah satu diantaranya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Jampangkulon yaitu atas nama Roja asal Ciputat Tangerang, dua lainnya atas nama Ikbal Maulana asal Depok dan Farhan Firdaus asal Jakarta dalam keadaan selamat masih berada di TKM.

Sampai saat ini masih dilakukan pencarian untuk satu korban yang belum ditemukan atas nama Asnadi asal Bogor.
Menurut informasi, korban atas nama Roja berdasarkan keterangan yang diterima pihak tim evakuasi dinyatakan meninggal dunia walaupun setelah mendapat penanganan dan sempat dibawa ke RSUD Jampangkulon.
ROBBI









