Launching BST Kemensos di Desa Jampangtengah dan Desa Panumbangan

Sukabumi, infokowasi.com – Hari ini, Kamis (21/5/2020) Kecamatan Jampangtengah melaunching Program Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Dalam pelaksanaan hari ini tercatat dua desa yang terjadwalkan, yaitu Desa Jampangtengah dan Desa Panumbangan. Sementara desa lain menyusul sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

Dalam pelaksanaannya, tim penyalur dari PT Pos Indonesia Perwakilan Jampangtengah datang langsung ke Desa yang terjadwal. Seperti halnya di Desa Jampangtengah, Kepala Pos Indonesia Cabang Jampangtengah hadir langsung dalam penyaluran BST di tempat itu.

Baca Juga :  Info Terbaru (6/5/2020) Data Covid-19 Kabupaten Sukabumi : Positif Bertambah 1
Lounching BST di Jampangtengah
Kepala Pos Jampangtengah beserta Kades Jampangtengah saat lounching BST

Lalan Jaelani, Kepala Desa Panumbangan sekaligus Ketua Apdesi Kecamatan Jampangtengah mengatakan, “Penerima BST se-Kecamatan Jampangtengah berjumlah sekitar 2.212 orang dari lima Desa yang baru masuk kuota penerima tahap pertama. Sementara enam desa lainnya masih menunggu tahap selanjutnya,” terang Jaelani kepada infokowasi.com (21/5/2020) di lokasi kegiatan berlangsung.

Diketahui, adapun data lima desa penerima BST Kecamatan Jampangtengah tersebut dengan rincian sebagai berikut :
Desa Jampangtengah 292 penerima;
Desa Panumbangan 308 penerima;
Desa Padabeunghar 574 penerima;
Desa Sindangresmi 449 Penerima dan
Desa Tanjungsari 589 Penerima.

Baca Juga :  Pemdes Karanganyar Sweeping Kendaraan, Pemeriksaan Angkutan Umun dan Travel
Kepala Pos Jampangtengah beserta kades jampangtengah
Kepala Pos Jampangtengah saat mendata KPM

Sementara itu, Kepala Desa Jampangtengah, H. Agus Jayadi, S.Hut., juga turut menjelaskan, bahwa 600 KPM (Keluarga Penerima Manfat) di desanya sampai saat ini sudah mendapat bantuan dari beberapa program.

“Walau masih jauh dari angka pengajuan yaitu sekitar 1200 KPM, harapan saya semua yang diajukan akan mendapatkan bantuan, tidak ada yang terlewat ketika program selesai,” ungkap Agus.

Adapun teknis penyaluran BST ini menggunakan sistem voucher dan barkode. Voucher dengan barcode diserahkan kepada KPM, setelah itu difervikasi oleh petugas dan langsung ditukar dengan dana tunai senilai enam ratus ribu rupiah. Setiap KPM menerima tiga voucher, yang berlaku satu bulan satu voucher selama tiga bulan.

Baca Juga :  Pengambilan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Desa Pondokkasolandeuh

Penyaluran dengan menggunakan aplikasi ini membutuhkan jaringan internet yang kuat dan stabil untuk scan barcode dan upload debit saldo keuangan agar berjalan lancar. Hal itu menjadi sangat penting sehingga distribusi BST tidak terkendala dengan jaringan internet yang tidak stabil.

Reporter : Robi S
Editor : IK

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here