Maksimalkan Peran Perempuan Melalui Program P2WKSS, Desa Girijaya Masuki Penilaian Akhir

Program peningkatan peran wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera (P2WKSS) tujuannya adalah untuk memotivasi masyarakat dalam peningkatan peran masyarakat desa khususnya kaum perempuan dalam membangun lingkungannya dan peningkatan tarap dan kwalitas hidupnya dari berbagai sektor, sehingga tujuan masyarakat sejahtera bisa tercapai, Desa Girjaya  Kecamatan Cidahu yang ikut program P2WKSS  di Kampung Cidadap memasuki penilaian akhir dari Provinsi Jawa Barat. Selasa 23 /11/2021.

Ketua tim penilai dari Provinsi Jawa Barat Kabid PKHP, Ari Antari  mengatakan, target penilaian untuk Provinsi Jawa Barat ada 26 kota dan kabupaten, yang diawali hari kemarin di Kota Bandung, dan hari ini yang kedua di sini Desa Girijaya Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Pemdes Pondokkaso Tengah Kecamatan Cidahu Giat Laksanakan Vaksin Massal

“Kriteria penilaian dari berbagai sektor diantaranya kesehatan dan sarana prasarananya, pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini yang ada keterkaitannya antara Ibu dan anak, taman ramah anak, posyandu dan kreatiftas serta kegiatan masyarakat lainnya, disini sangat bagus sekali karena banyak hal yang sudah dikembangkan mulai dari kerajinannya, budidayanya dan juga pertaniannya, untuk hasil penilaiannya nanti kita akan rumuskan lagi dengan tim,” ucap Ari Antari.

Camat Cidahu, Zainal Abidin membenarkan kedatangan tim verifikasi akhir dari Propinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  Danramil 0622-13 Hadiri Gebyar Vaksinasi Polsek Jampangkulon Dalam HUT Ke - 75 Bhayangkara

“Alhamdulillah Kita sudah memberikan yang terbaik dan berbagai kegiatan sudah dilaksanakan dan masyarakat pun merasa senang dan bahagia apa yang telah dibangun dan dimiliki dapat dirasakan, harapan kedepannya apa yang sudah dibangun Kita ingin lanjutkan dan ditingkatkan lagi, masyarakat pun bisa memelihara dan melestarikannya dan meningkatkan kwalitasnya, kita juga berharap Kampung Cidadap Desa Girijaya ini menjadi destinasi wisata dan menjadi salah satu kampung unggulan, karena sudah memiliki berbagai kreatifitas diantaranya rumah jamur, lebah madu, holtikultura dan sebagainya sangat komplit,” ungkap Zainal.

Baca Juga :  Menkes Mengabulkan PSBB untuk Provinsi JABAR

“Salah satu contoh di sini Kita jalankan program pengumpulan ecobricks per satu minggu satu ecobricks satu siswa mulai dari PAUD sampai siswa sekolah lanjutan, tujuannya adalah untuk meminimalisir sampah plastik untuk diolah menjadi berbagai macam kerajinan di antaranya pembuatan paping blok dan kloset,” pungkas Zainal.

Kinoy

 

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here