Mang Koko Seniman Sunda Sepanjang Sejarah

mang koko

Jawa Barat, infokowasi.com – Koko Koswara atau akrab disapa Mang Koko, adalah salah satu seniman sunda yang melegenda. Siapa pun yang menyukai kawih Sunda, dapat dipastikan mengenal atau setidaknya pernah mendengar nama Mang Koko.

Mang Koko adalah seorang guru, santri, sastrawan, penulis, jurnalis, organisator, pencipta lagu, pembaharu karawitan Sunda, dan patut menjadi suri tauladan bagi praktisi seni di zaman sekarang. Semasa hidupnya, Mang Koko telah banyak mencipta kawih untuk anak-anak sampai tingkat dewasa, sehingga beliau lebih dikenal sebagai maestro karawitan.

Pria yang Lahir di Kecamatan Indihiang, Tasikmalaya pada 10 April 1917 ini, tercatat pernah mengenyam pendidikan di HIS (1932) dan MULO Pasundan (1935). Sejak tahun 1937 berturut-turut beliau bekerja di Bale Pamulang Pasundan, Paguyuban Pasundan, De Javasche Bank; Surat Kabar Harian Cahaya, Harian Suara Merdeka, Jawatan Penerangan Provinsi Jawa Barat, guru yang kemudian menjadi Direktur Konservatori Karawitan Bandung (1961-1973), Dosen Luar Biasa di Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Bandung (sekarang ISBI).

Baca Juga :  Inilah Daftar Delapan Daerah di Jabar Gelar Pilkada dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Bakat seni yang dimilikinya berasal dari ayahnya, Ibrahim alias Sumarta (keturunan Sultan Hasanuddin, Banten) yang tercatat sebagai juru mamaos Ciawian dan Cianjuran. Selain dari sang ayah ia juga belajar dari seniman-seniman ahli karawitan Sunda yang sudah ternama dan mendalami hasil karya bidang karawitan dari Raden Machjar Angga Koesoemadinata, seorang ahli musik Sunda.

Ayah delapan anak ini tercatat sudah mencipta seribu lebih lagu pop Sunda. Salah satunya adalah lagu ‘Badminton’ yang pernah dinyanyikan oleh Benyamin S. Mang Koko menuliskan syair kocak itu pada tahun 1943.

gamelan

Tidak hanya menciptakan lagu, Mang Koko juga tercatat sebagai orang Sunda pertama, yang memasukkan dasar perkusi ke dalam lagu-lagunya. Ia melakukan itu sejak 1950, jauh sebelum Harry Roesli memainkan musik perkusi.

Misal pada lagu Mundinglaya, Mang Koko memasukkan suara kentongan. Tetapi di bagian lain lagi, ia melengkapi bunyi kecapi dengan menambah unsur elektrik. Sebagai pembaharu musik Sunda, pemerintah pun pernah memberikan Anugerah Satya Lencana pada tahun 1971.

Baca Juga :  PEMKAB Sukabumi Mulai Sterilkan Wilayah Perbatasan

Mang Koko pun tercatat telah mendirikan berbagai perkumpulan kesenian, diantaranya: Jenaka Sunda “Kaca Indihiang” (1946), “Taman Murangkalih” (1948), “Taman Cangkurileung” (1950), “Taman Setiaputra” (1950), “Kliningan Ganda Mekar” (1950), “Gamelan Mundinglaya” (1951), dan “Taman Bincarung” (1958).

Dan bersama kawan-kawannya, Mang Koko mendirikan Yayasan Cangkurileung pada 6 Maret 1959 yang berpusat di Bandung. Dan cabang-cabangnya menyebar di lingkungan sekolah-sekolah hampir di seluruh Jawa Barat.

Proses berkesenian yang dilakukan Mang Koko, berjalan secara sistematis dan konsisten, seperti mengisi acara kawih di RRI Bandung setiap hari Minggu, mengadakan kursus karawitan untuk para guru, menerbitkan Majalah Swara Cangkurileung (1974).

Baca Juga :  10 Aksi Langkah Yang Akan Dijalankan Bupati Sukabumi Dan Jajaran Dalam Rangka Percepatan Penanganan Penyebaran COVID-19

Karya-karyanya bukan hanya dalam bidang kawih, tapi juga dalam bidang seni drama dan gending karesmen. Beberapa karyanya di bidang ini diantaraya; Gondang Pangwangunan, Bapa Satar, Aduh Asih, Samudra, Gondang, Samagaha, Berekat Katitih Mahal, Sekar Catur, Sempal Guyon, Saha?, Ngatrok, Kareta Api, Istri Tampikan, Si Kabayan, Si Kabayan jeung Raja Jimbul, Aki-Nini Balangantrang, Pangeran Jayakarta, dan Nyai Dasimah.

Semasa hidupnya Mang Koko merupakan seorang yang tidak pernah merasa puas akan apa yang telah ia capai di dunia karawitan. Mang Koko selalu menciptakan karya-karya, dengan tujuan agar karawitan selalu dinikmati oleh semua kalangan masyarakat, sehingga karawitan tetap hidup dan tidak ditinggalkan oleh masyarakat.

Laporan : Dadan Haekal
Sumber: bosccha.id

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here