Infokowasi.com – Ciemas, Sukabumi, 20 Januari 2025. Dengan penuh semangat, Ayi Wiratman, yang akrab disapa AA, terus mengawal jalannya proyek Genta Pangan Mandiri (GPM) di Kecamatan Ciemas. Sebagai Ketua KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) sekaligus Koordinator Kecamatan (Korcam) GPM, AA menunjukkan dedikasinya dalam mewujudkan misi kemandirian pangan di wilayah ini.
Didukung oleh Ajan sebagai sekretaris dan Dede Permana sebagai bendahara, AA berhasil membangun sinergi yang solid dalam struktur organisasi kecamatan. Hingga saat ini, ia telah menjaring masyarakat lokal untuk bergabung dalam GPM dengan merekrut seluruh Koordinator Desa (Kordes) dan melibatkan 48 Koordinator Dusun (Kordus).
Langkah Strategis AA: Sinergi dengan Stakeholder Kecamatan
Sebagai pemimpin yang visioner, AA tak hanya fokus pada struktur internal GPM, tetapi juga melakukan koordinasi aktif dengan pihak kecamatan, Polsek, dan Koramil setempat. Menurutnya, kolaborasi dengan para pemangku kepentingan ini penting untuk menciptakan dukungan yang luas bagi proyek GPM.
“Kami memahami bahwa kemandirian pangan bukan hanya tugas petani, tetapi juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan, kepolisian, dan TNI sangat membantu kami dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan program ini,” ujar AA saat ditemui di sela-sela kegiatan sosialisasi.
Jaring Kordus: Fondasi Kuat di Lapangan
Salah satu langkah penting yang dilakukan AA adalah membentuk tim yang kokoh di tingkat desa dan dusun. Dengan merekrut 30 Kordus yang berasal dari berbagai wilayah, AA memastikan bahwa program GPM dapat menjangkau hingga ke lapisan masyarakat terkecil.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat di Ciemas, khususnya petani, mendapatkan manfaat langsung dari program ini. Dengan jaringan yang kuat di tingkat dusun, kami bisa lebih cepat merespons kebutuhan petani sekaligus memastikan distribusi hasil panen berjalan lancar,” jelas AA.
Optimisme Menuju Kemandirian Pangan
Menurut AA, proyek Genta Pangan Mandiri di Kecamatan Ciemas adalah langkah strategis yang membawa harapan besar bagi masyarakat, terutama petani lokal. Melalui program ini, petani tidak hanya diberdayakan untuk meningkatkan hasil panen, tetapi juga diajak untuk menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan nasional.
“Harapan saya adalah agar kaum buruh tani dan pekebun dapat merasakan kemerdekaan sejati sebagai petani. Hidup mandiri, sejahtera, dan memiliki martabat sebagai pelaku utama dalam sektor agraris. Kami juga ingin Sukabumi menjadi kota agraris dan kemaritiman yang nyata terhampar luas, diakui secara nasional sebagai pusat produksi pangan unggulan,” tegas AA penuh optimisme.
AA juga menyoroti pentingnya memperjuangkan hak paten untuk padi Sukabumi, khususnya varietas unggulan dari wilayah Pajampangan. “Pajampangan memiliki hak paten padi Sukabumi yang harus kita perjuangkan. Kita tidak mau lagi dikenal sebagai wilayah yang hanya mengikuti daerah lain seperti Karawang. Sukabumi punya keunggulan sendiri, dan ini harus diakui,” tambahnya.
Peran Sekretaris dan Bendahara dalam Kesuksesan Program
Kesuksesan program ini juga tidak terlepas dari peran penting Ajan sebagai sekretaris dan Dede Permana sebagai bendahara. Ajan berperan aktif dalam administrasi dan komunikasi, memastikan informasi tentang program tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Sementara itu, Dede Permana mengelola keuangan dengan transparan untuk memastikan semua kegiatan berjalan sesuai rencana.
“Keberhasilan proyek ini adalah hasil kerja sama tim. Kami semua bekerja dengan satu tujuan, yaitu menciptakan masa depan yang lebih baik untuk petani dan masyarakat Ciemas,” ungkap Dede Permana.
Masa Depan Cerah untuk Petani Ciemas
Dengan kepemimpinan Ayi Wiratman dan dukungan tim yang solid, proyek Genta Pangan Mandiri di Kecamatan Ciemas diharapkan mampu menjadi model inspiratif bagi wilayah lain. Sinergi antara GPM dan masyarakat setempat menunjukkan bahwa kemandirian pangan bukanlah mimpi, melainkan tujuan nyata yang dapat dicapai bersama.
“Kami percaya bahwa masa depan yang lebih baik untuk petani dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Bersama GPM, kami bergerak menuju kemandirian pangan yang mandiri, berkelanjutan, dan membawa manfaat bagi semua,” tutup AA dengan penuh keyakinan.
Dengan semangat kebersamaan, Kecamatan Ciemas kini menjadi bagian dari gerakan besar Genta Pangan Mandiri yang tak hanya berfokus pada kesejahteraan petani, tetapi juga membangun identitas agraris Sukabumi yang kuat dan berkelanjutan. (MY Kuncir)









