Infokowasi.com – Harapan masyarakat terhadap hadirnya akses transportasi yang lebih cepat dan efisien semakin dekat. Pembangunan Jalan Tol Sukabumi–Parungkuda Sesi 3 terus bergerak menuju penyelesaian, dengan capaian pekerjaan mencapai 88 persen. Proyek strategis ini diharapkan menjadi pengungkit baru bagi mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian Kabupaten Sukabumi.
Keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan tersebut terlihat dari peninjauan langsung yang dilakukan Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas dan Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, S.H., M.M. Rombongan menyusuri sejumlah titik pekerjaan, mulai dari Exit Tol Cibolang hingga kawasan perbatasan pembangunan Tol Sesi 2 dan Sesi 3.
Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap kelanjutan proyek infrastruktur yang memiliki peran penting dalam membuka akses antarkawasan. Melalui peninjauan itu, perkembangan konstruksi dapat dilihat secara langsung guna memastikan pelaksanaan pembangunan terus berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menilai kehadiran jalan tol akan membawa perubahan signifikan terhadap sistem konektivitas wilayah. Infrastruktur tersebut bukan hanya menawarkan kemudahan perjalanan, tetapi juga berpotensi mempercepat arus distribusi barang, jasa, serta hasil produksi masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah Kabupaten Sukabumi. Dengan akses transportasi yang semakin baik, mobilitas masyarakat dan distribusi hasil perekonomian juga diharapkan semakin lancar,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Tol Sukabumi–Parungkuda Sesi 3 memiliki panjang sekitar 13,70 kilometer dan dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero). Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 88 persen, proyek tersebut memasuki tahapan penting menuju penyelesaian.
Menurut Uus, infrastruktur transportasi yang terhubung secara terpadu merupakan salah satu fondasi penting dalam mendorong kemajuan daerah. Akses yang semakin terbuka diyakini dapat memperkuat hubungan antara pusat kegiatan ekonomi, kawasan permukiman, serta wilayah-wilayah yang memiliki potensi unggulan.
Dampak pembangunan jalan tol juga diharapkan tidak berhenti pada kelancaran perjalanan. Kemudahan akses dapat membuka peluang lebih luas bagi aktivitas perdagangan, investasi, pengembangan usaha, hingga distribusi produk unggulan Kabupaten Sukabumi.
“Pada prinsipnya, pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata, baik dalam meningkatkan konektivitas, memperlancar aktivitas masyarakat maupun mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum berharap pembangunan Tol Sukabumi–Parungkuda dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam jangka panjang. Dengan konektivitas yang semakin baik, Kabupaten Sukabumi diharapkan memiliki daya saing lebih kuat dan peluang pertumbuhan ekonomi yang semakin terbuka.
(ASR)









