Beranda Komunitas Target 17.558 Hektare, Gerakan Tanam Padi Gogo Perkuat Ambisi Swasembada Pangan Kabupaten...

Target 17.558 Hektare, Gerakan Tanam Padi Gogo Perkuat Ambisi Swasembada Pangan Kabupaten Sukabumi

Infokowasi.com – Upaya memperkuat kemandirian pangan membutuhkan terobosan dalam memanfaatkan setiap potensi lahan pertanian. Tidak hanya mengandalkan persawahan, lahan kering pun memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi sumber produksi padi. Semangat inilah yang diwujudkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Gerakan Tanam Padi Gogo di Desa Gunungkaramat, Kecamatan Cisolok, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi tersebut menjadi bagian dari langkah strategis mendorong peningkatan produksi beras sekaligus memperluas areal tanam melalui optimalisasi lahan darat. Gerakan ini juga mengedepankan kolaborasi berbagai unsur dalam mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan.

Penanaman dilaksanakan bersama Kelompok Tani Sabilulungan sebagai bentuk penguatan peran petani dalam mengembangkan potensi pertanian di wilayahnya. Melalui budidaya padi gogo, lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap produksi pangan daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian, Kepala BPS Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Camat Cisolok, Kepala Desa Gunungkaramat, para kepala UPTD Pertanian, penyuluh pertanian se-Wilayah IV Palabuhanratu, serta kelompok tani setempat.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kerja bersama dalam mempercepat pengembangan sektor pertanian. Dukungan pemerintah, pendampingan penyuluh, dan kesiapan kelompok tani menjadi bagian yang saling melengkapi dalam mendorong keberhasilan program.

Kabupaten Sukabumi menetapkan target Luas Tambah Tanam (LTT) padi gogo mencapai 17.558 hektare hingga akhir 2026. Khusus Desa Gunungkaramat, sasaran pengembangan ditetapkan seluas 400 hektare.

Target tersebut memiliki landasan potensi yang cukup besar. Pada 2025, realisasi penanaman padi gogo di Kabupaten Sukabumi tercatat mencapai 23.351 hektare. Capaian itu menjadi modal sekaligus penyemangat untuk terus memperluas pemanfaatan lahan kering dan meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap ketersediaan pangan.

Pengembangan padi gogo tidak hanya diarahkan untuk menambah luas areal tanam. Lebih jauh, langkah ini diharapkan mampu mendorong produktivitas pertanian, memperkuat pemanfaatan sumber daya lahan, serta membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para petani.

Melalui gerakan tersebut, petani juga didorong untuk semakin aktif mengembangkan potensi lahan yang tersedia dengan dukungan pendampingan dan koordinasi lintas sektor. Dengan perencanaan yang tepat, lahan kering dapat menjadi salah satu kekuatan baru dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong agar pengembangan padi gogo menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun pertanian yang tangguh dan produktif. Sebab, keberhasilan menjaga ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh luas lahan, tetapi juga oleh kemampuan mengelola potensi, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kesejahteraan pelaku utamanya.

Dari Gunungkaramat, semangat mengolah lahan dan menanam harapan kembali diteguhkan. Melalui kolaborasi Sangkuriang dan gerakan tanam padi gogo, Kabupaten Sukabumi terus melangkah memperkuat kemandirian pangan dengan menempatkan petani sebagai bagian penting dari masa depan pertanian daerah.

DISTAN – BERTANI ITU KEREN.

(ASR)

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakPolres Sukabumi Musnahkan 12 Ribu Botol Miras, Narkotika, Dan 2.863 Knalpot Brong Hasil Pengungkapan Kasus
Artikulli tjetërBudi Azhar Mutawali Dukung Hati Bersemi, Dorong Kolaborasi untuk Perluas Akses Kesehatan Warga Sukabumi