Beranda SUKABUMI Puluhan Kades Geruduk Dinsos Kab. Sukabumi

Puluhan Kades Geruduk Dinsos Kab. Sukabumi

Puluhan Kades Geruduk Dinsos Kab. Sukabumi

Sukabumi, infokowasi.com – Sejumlah Kepala desa Kab. Sukabumi ontrog kantor dinas Sosial, pasalnya mereka menolak menyalurkan bantuan non tunai atau paket sembako yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk masyarakat miskin didaerahnya.

Dalam acara audent tersebut nampak hadir puluhan kepala desa yang mewakili DPK APDESI tiap kecamatan, Sekda Iyos Somantri, Kadis DPMPD Kab. Sukabumi Thendy Hendriana kepala dinsos kabupaten sukabumi, ketua DPRD kab. Sukabumi Yudha Sukmagara yang didampingi anggita DPRD kab.Sukabumi komisi lV Wawan Juansyah dan tamu undangan lainnya.

“Bantuan paket sembako ini kita tolak bagikan ke masyarakat miskin dikabupaten Sukabumi, karena prosesnya terlalu rumit dan jumlahnya tidak sesuai dengan jumlah masyarakat yang berhak menerima,” ulas Ketua Apdesi Deden Deni Wahyudin, Selasa (28/4/2020).

Deden mengungkapkan bahwa kami mewakili masyarakat Kabupaten Sukabumi sangat mengharapkan bila pun ada bantuan yang akan di kucurkan oleh Pemerintah Pusat, Provinsi maupun pemerintah Daerah sebaiknya agar diberikan secara Tunai saja,” imbuhnya.

Deden pun memohon agar data penerima bantuan yang sah yaitu data yang kami ajukan dan bukan data dari BPS,” imbuhnya.

”Kalau pertanggung jawabanya secara tunai, pokonya para Kades akan Siap mengucurkan langsung kepada warganya dan tidak akan memotong sepeser pun dan mengajak kepada para LSM, wartawan serta aparat hukum agar memantau dan kami akan selalu transfaran,” ulasnya.

Jumlah tersebut, kata Deden, diluar penerima bantuan lain seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT), Baitul Mal serta bantuan lainnya.

Sementara itu, Sekda Kab. Sukabumi Iyos Soemantri menyambut baik aspirasi para kepala desa dan menyetujui agar bantuan itu di berikan dengan tunai.

Laporan : Heri /Wahyu
Editor : Wandi

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakUpdate Covid-19, Terjadi Fluktuatif Jumlah PDP di Purwakarta
Artikulli tjetërSoal Pembayaran SPP Sekolah Harus Paham Kondisi Wali Murid

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini