Infokowasi.com- Tim RCL kembali menghadirkan podcast yang mengangkat kisah dan perjalanan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sukabumi. Kali ini, Tim RCL berbincang bersama Bapak Hidayat, pelaku UMKM Racikan Salep Kulit BNM Ibna Sarehat yang berlokasi di Kampung Cipanengah, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.
Dalam podcast tersebut, Bapak Hidayat menceritakan perjalanan usahanya yang telah dirintis sejak 2013 dan terus bertahan hingga saat ini. Produk yang dikembangkan berupa racikan salep kulit BNM Ibna Sareeehat yang dipasarkan sebagai produk untuk membantu mengatasi berbagai keluhan penyakit kulit akibat jamur.
Perjalanan lebih dari satu dekade tentunya bukan tanpa tantangan. Dalam perbincangan bersama Tim RCL, Bapak Hidayat mengungkapkan bahwa salah satu kendala yang masih dihadapi dalam mengembangkan usahanya adalah keterbatasan modal dan pemasaran.
Keterbatasan modal menjadi tantangan dalam meningkatkan kapasitas usaha, sementara pemasaran menjadi hal penting agar produk dapat dikenal oleh masyarakat secara lebih luas. Kondisi tersebut mendorong pelaku usaha untuk terus mencari berbagai peluang dan strategi agar UMKM yang dijalankannya dapat berkembang.
Melalui podcast ini, Tim RCL tidak hanya memperkenalkan produk dan perjalanan usaha Bapak Hidayat, tetapi juga mengangkat realitas yang dihadapi pelaku UMKM di tingkat daerah. Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa keberlangsungan sebuah usaha membutuhkan ketekunan, kreativitas, serta dukungan dalam hal permodalan dan akses pemasaran.
Keberadaan UMKM seperti Racikan Salep Kulit BNM Ibna Sareeehat juga menjadi bagian dari potensi ekonomi lokal yang perlu terus mendapatkan ruang untuk berkembang. Dengan dukungan yang tepat, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pemasaran, dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Podcast Tim RCL bersama Bapak Hidayat menjadi salah satu upaya untuk memberikan ruang bagi pelaku UMKM agar dapat berbagi pengalaman, memperkenalkan produknya, sekaligus menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi selama menjalankan usaha.(RZ)
Sumber : RCL









