Rencana Penghapusan Tingkatan Kelas BPJS Kesehatan, Ini Tanggapan Gubernur Jabar

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil memberikan tanggapan terkait rencana penghapusan tingkatan kelas BPJS Kesehatan.

Jabar, infokowasi.com – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berencana menghapus tingkatan kelas dalam layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Menanggapi wacana tersebut, Gubernur Jawa Barat  Ridwan Kamil menyatakan, hal terpenting yang harus dilakukan BPJS Kesehatan bukan pada tingkatan kelas, melainkan pelayanan secara prima kepada masyarakat yang sakit, sehingga apa pun pengkelasan yang akan diberlakukan, hal utama yang harus dilakukan adalah menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Intinya mau satu kelas, dua kelas, tiga kelas, apa pun kelasnya yang penting kualitas pelayanan kepada kemanusiaan jangan diturunkan,” kata Kang Emil –panggilan akrab Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (15/06/20).

Baca Juga :  Memasuki Bulan Suci Ramadhan, Pasar Pelita Kota Sukabumi Ramai Diserbu Emak-Emak

Menurut Gubernur, poin penting yang harus dan perlu dilakukan BPJS Kesehatan kepada masyarakat sebagai pesertanya saat ini, yaitu bagaimana masyarakat yang sedang sakit bisa mendapatkan pelayanan dengan baik

“Masalah nanti, jika satu kelas berdampingan antara yang sakit, saya kira bukan itu poinnya. Poinnya adalah orang sakit bisa dilayani dengan segala pelayanan yang ada,” ucapnya.

Gubernur mengatakan, hingga saat ini Pemprov Jawa Barat belum melakukan penghitungan, terkait dampak perubahan BPJS Kesehatan terhadap beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) jika pengkelasan diubah.

Baca Juga :  Ketahui: Hoaks dan Misinformasi COVID-19 Berdampak Mengerikan

“Kita akan memprioritaskan APBD tersebut bagi warga Jawa Barat yang masuk golongan miskin dan menengah ke bawah,” ujarnya.

Adapun selama ini, kelas peserta BPJS Kesehatan dibedakan berdasarkan iuran dan fasilitas yakni Kelas I, Kelas II, dan Kelas III. Rencananya, pemerintah menghapus pengkelasan dan menerapkan kelas standar dengan layanan yang sama bagi setiap peserta mandiri agar tercipta kesamaan pelayanan dengan tidak membeda-bedakannya antara masing-masing peserta BPJS Kesehatan.

Laporan : Martin

Editor : Martin

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here