Tips Ibu-ibu PKK Desa Cidahu Cegah Penyebaran Covid 19 Gunakan Tanaman Herbal

Sukabumi, infokowasi.com

Giat pencegahan penyebaran penularan virus corona (covid 19) menjadi prioritas utama ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Cidahu Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi.

Berbagai upaya dilakukan, selain mengkampanyekan melalui spanduk/poster, kegiatan nyatapun mereka lakukan yaitu dengan cara turun langsung kemasyarakat. Memberikan pembelajaran bagaimana membuat jamu penguat stamina tubuh, membuat hand sanitizer sendiri dengan mengunakan bahan-bahan tanaman herbal yang mudah di dapat dan tersedia di lingkungan sendiri serta memberikan masker gratis.

Kegiatan yang di fokuskan di 14 Posyandu se-Desa Cidahu ini sebagai bentuk tanggung jawab PKK Desa Cidahu membantu Pemerintah Desa dalam meminimalisir penyebaran dan penularan covid 19. Serta mengedukasi masyarakat untuk selalu hidup bersih dan sehat.

Ketua PKK desa Cidahu, Fitri Amaliah merasa senang dengan apa yang sudah dilakukan teamnya, “kegiatan ini dilakukan mulai tanggal 1 april dan berakhir Kamis, 23 April 2020.

Baca Juga :  Pencarian M. Akbar (15 tahun) Laka Sungai Cibeber Cicurug, Hingga Malam ini Belum Berhasil Ditemukkan

Alhamdulillah semua berjalan lancar, perlu disampaikan semua pokja PKK terlibat dan berperan aktif dalam kegiatan ini seperti Pokja dua membuat masker dan Pokja tiga mereka membuat jamu-jamu penguat stamina tubuh serta meracik hand sanitizer dari tanaman herbal.

Sedangkan pokja satu dan empat ditugaskan sebagai fasilitator serta mensosialisasikannya kemasyarakat tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah desa dan Forum Silaturrahmi Desa Sehat (FSDS) serta semua kader yang sudah mensupport kegiatan ini ”, ujar Fitri.

Ketua Fokja Dua, Ai Holifah selaku penanggung jawab pembuatan masker mengatakan bahwa masker dibuat sendiri dengan menggunakan bahan sisa yang didapat dari beberapa pejait di sekitar cidahu dan setiapkali melakukan sosialisasi kurang lebih 30 sampe 60 masker selalu dibagikankan.

Baca Juga :  Pemkab Sukabumi Terima 100 APD dari Jaringan DOA se-Kota Sukabumi

Ketua Pokja Tiga, Sri Mulyani yang diberi tugas membuat dan meracik bahan-bahan tanaman herbal menjadi jamu-jamu dan Hand sanitizer.

Sri mengajarkan cara pembuatanya “untuk membuat jamu penambah stamina pertama siapkan bahan-bahannya seperti daun sirih, batang serai, temu lawak, jahe, biji pala kayu manis, jeruk nipis atau lemon, gula merah dan garam dapur.

Cara membuatnya, cuci bahan-bahan tersebut kecuali gula dan garam dapur, didihkan air putih kurang lebih 2 liter setelah mendidih masukan 0,5 ons temu lawak, 1 ons jahe, 5 batang batang serai yang sudah di tumbuk/diblender, masukan biji pala yang sudah di iris tipis, rebus hingga mendapatkan air 1,5 liter setelah itu angkat lalu masukan gula merah 1 ons, garam 1 sendok teh dan setengah jeruk nipis yang sudah diperah terus saring, jamu siap untuk di hidangkan.

Baca Juga :  Balada Seorang Wanita Asal NTB di Sukabumi

Sedangkan untuk membuat hand sanitizer alami cukup dengan daun sirih saja, caranya didihkan air 1,5 liter kemudian masukan 10 lembar daun sirih yang sudah di cuci dan diris tipis biarkan sampai air menjadi kurang lebih 1 liter angkat lalu sring setelah dingin masukan kedalan botol” tandas Sri.

Ketua Pokja Satu Ustadjah Ai Siti Aisyah dan Ketua Pokja Empat Erna Deniarti mereka berdua tugasnya mensosialisasikan atau menyampaikan informasi terkait dengan bagaimana membuat dan meracik bahan-bahan tersebut kemasyarakat.

Laporan : Gunawan

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here