Beranda SUKABUMI BPBD Kabupaten Sukabumi Deteksi Dua Titik Pergerakan Tanah Di Nyalindung

BPBD Kabupaten Sukabumi Deteksi Dua Titik Pergerakan Tanah Di Nyalindung

INFOKOWASI.COM, Sukabumi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mendapatkan laporan dua titik bencana pergerakan tanah di dua lokasi berbeda di Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS PB) melalui P2BK Nyalindung memberikan konfirmasi kejadian.
Kabid Kedaruratan dan logistik sekaligus Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi H. Eka Widiaman , SKM memberikan penjelasan mengenai rincian dua kejadian tersebut.

Lokasi pertama terjadi di Kampung Ciherang RT 01 dan RT 02 RW 02 Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung. Pergerakan tanah tersebut terjadi pada Hari Minggu, 13 Desember, 2020.
Hujan deras yang mengguyur hari Minggu hingga pukul 18.00 WIB mengakibatkan beberapa titik di Kampung Ciherang mengalami pergeseran tanah bervariasi, mengakibatkan lantai dan dinding beberapa rumah retak bahkan sebagian rumah amblas.

“sementara informasi yang berhasil kami himpun sekitar 5 rumah terdiri dari 5 kepala keluarga berisi 12 jiwa terancam kejadian pergeseran tanah di Kampung Ciherang ini”, jelas Eka.
Selanjutnya lokasi kedua berada di Kampung Tagog RT 01 RW 02 Desa Cisitu Kecamatan Nyalindung.
Pergeseran tanah di lokasi Kampung Tagog ini terjadi Minggu dini hari, 13 Desember 2020. Kejadian berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB mengakibatkan 2 rumah warga retak, 11 rumah terancam, serta amblasnya ruas jalan kabupaten sepanjang 40 meter.

“pergeseran tanah ini dipicu curah hujan, selain itu ada indikasi lain yaitu dampak dari galian tanah pembuatan kandang ayam di belakang pemukiman warga”, jelas Eka.
“kedua rumah dengan kondisi retak yang berada diatas galian tersebut sudah di kosongkan pemilik rumah yang terdampak sudah dievakuasi dan mengungsi ke rumah warga untuk menghindari hal tidak di inginkan”, sambung Kabid Kedaruratan.

Beruntung dari dua lokasi kejadian tidak menyebabkan korban jiwa sementara jumlah kerugian masih dalam perhitungan.
Eka berharap warga sekitar lokasi kejadian untuk tetap waspada, Eka juga menghimbau warga serta pemerintah setempat untuk lebih proaktif serta selalu menjalin komunikasi yang baik dengan petugas setempat yaitu P2BK Nyalindung untuk memudahkan koordinasi.

Robbi Sugara

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakPilkada Serentak 2020 Lancar, Aktifis Muhammadiyah Apresiasi Mendagri, Bisa Jadi Model Pemilihan Ke Depan
Artikulli tjetër“Since We Meet Shizouka”CPUGG Destinasi Kelas Dunia, Kebanggaan Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini