Beranda SUKABUMI Rekomendasi DPRD Kabupaten Sukabumi Mengenai KBM Tatap Muka

Rekomendasi DPRD Kabupaten Sukabumi Mengenai KBM Tatap Muka

Sukabumi – Infokowasi.com, Pencegahan akan penyebaran wabah Covid-19 masih dilakukan di Indonesia, begitupun untuk wilayah Kabupaten Sukabumi. Guna mencegah penyebaran Covid-19 DPRD Kabupaten Sukabumi mengeluarkan rekomendasi penundaaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah-sekolah.

Pada Rabu (6/1/2021) DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat konsultasi bersama stakeholder terkait, rapat digelar di ruang badan musyawarah DPRD Kabupaten Sukabumi. Dalam rapat tersebut dihadiri berbagai unsur, antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, para direktur RSUD, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang dihadiri dokter spesialis anak dan paru-paru, Satgas Penanganan Covid-19, para Kepala Sekolah dan Komite Sekolah.

Rapat Konsultasi dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmanagara. Pada rapat tersebut, para wali murid yang diwakili Komite Sekolah menginginkan KBM tatap muka segera diberlakukan, namun para dokter yang hadir menyatakan bahwa KBM tatap muka masih sangat riskan di tengah kasus Covid-19 yang belum juga turun.

Para dokter berpendapat, anak-anak sekolah belum terbiasa melaksanakan budaya kesehatan yang baik, khususnya 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Selain itu di Kabupaten Sukabumi belum tersedia ruang isolasi dan tenaga medis yang mencukupi. Karena itu mereka tetap menyarankan pembejaran jarak jauh (PJJ) tetap dijalankan.

Berdasarkan pemaparan para ahli dan pejabat terkait, DPRD Kabupaten Sukabumi pun merekomendasikan penundaan KBM tatap muka. Mewakili lembaga legislatif, Yudha menyampaikan, rekomendasi DPRD akan diteruskan kepada pihak-pihak terkait dalam waktu dekat ini.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Tubagus Wahid Ansor menyatakan dapat menerima rekomendasi dari DPRD. Selanjutnya Dinas Pendidikan akan mengoptimalkan sistem simulasi KBM tatap muka.

Nantinya KBM tatap muka akan dilaksanakan sekolah SD dan SMP di wilayah paling aman dari serangan Covid-19. Persyaratannya sangat ketat. Kemungkinan hanya satu SD di satu kecamatan dan hanya 8 SMP se-Kabupaten Sukabumi.

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakProgram Vaksinasi Covid-19, Ini Tahapanya
Artikulli tjetërM.Suparman, Bangun Kembali Jembatan Roboh Dari Dana Swadaya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini