Laporan: Robby Sugara
Sukabumi, Infokowasi.com
Swadaya Bedah Rumah Tidak Layak Huni yang diprakarsai oleh tiga pilar Pimpinan Desa Jampangtengah masih terus berlanjut.
Tiga pilar Desa Jampangtengah yang terdiri dari Babinsa Sertu Rahmat Karyadin , Bhabinkamtibmas Brigadir Sugiarto, S. Ip. Serta Kepala Desa H. Agus Jayadi Ramli S. Hut, terus bergerak.
Komunikasi serta koordinasi dengan Kepala wilayah serta warga yang dilakukan perihal masih adanya rumah tidak layak huni dan belum tersentuh oleh program pemerintah menjadi motivasi tiga pilar Desa Jampangtengah tersebut untuk inisiatif melakukan program swadaya bedah rumah.
Menurut Sertu Rahmat Karyadin masih terdapat beberapa rumah dengan kategori darurat.

“hingga kini kami terus berinisiatif untuk bedah rumah secara swadaya, Alhamdulillah dana, material kadang bantuan konsumsi bagi pekerja kami dapat dari warga dan donatur yang dengan ikhlas turut infak sodaqoh untuk membantu membangun rumah warga yang layak untuk dihuni”, ucap Rahmat.
“kami bangga atas semangat gotong royong warga sekitar dari awal membangun rumah yang pertama sampai saat ini bangunan yang keenam, dari awal membongkar, mulai membangun, warga sangat antusias menyumbangkan tenaganya”, tandas Rahmat.
“semoga selalu ada yang mau berbagi pada sesama yang membutuhkan, membuat tempat saudara kita yang lebih baik, membuat kehidupan saudara kita yang lebih baik, kami menghaturkan terimakasih tak terhingga semoga Allah SWT membalas kebaikan kepada semua yang telah membantu kami, semoga selalu ada orang baik yang mau mendonasikan hartanya bagi program Bedah Rumah Swadaya Tiga Pilar di Desa kami”, pungkas Rahmat.

Setelah perbaikan rumah Nenek Yati (110 th) selesai pada 27 Februari 2021 dan kini program bedah rumah swadaya tiga pilar Desa Jampangtengah berikutnya yaitu rumah Ibu Cicih (65 th) berlokasi di Kampung Nangela RT 004 RW 008 Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Wanita berstatus janda tersebut dalam kondisi sakit dengan keadaan rumah sudah rusak dan lapuk.

Rahmat Karyadin menuturkan perbaikan rumah Ibu Cicih dimulai pada hari Minggu tanggal 07 Maret 2021 bergotongroyong bersama warga hingga hari Rabu, 17 Maret 2021 pukul 17.30 WIB dinyatakan selesai dan langsung dilakukan serah terima, total waktu pengerjaan selama 11 hari kerja.
“kami ucapkan terima kasih atas partisipasi dan bantuan semua pihak, semua donatur yang sudah berkorban demi lancarnya perbaikan rumah Ibu Cicih ini”, pungkas Rahmat.
RED









