Alat Pengolahan Sampah Karya Inovatif Pemdes Jampangtengah

Laporan : Robbi Sugara (Jampang)

INFOKOWASI.COM, Sukabumi
Sampah saat ini merupakan permasalahan cukup pelik dihadapi berbagai pihak, baik oleh masyarakat maupun pemerintah. Jumlah sampah semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, selain itu minimnya tempat pembuangan serta tempat pengelolaan sampah menjadi penyebab permasalahan, demikian juga di Desa Jampangtengah.

Sampah tercecer dalam jumlah besar paling tidak akan berdampak kurang baik, misal akan mengganggu kesehatan, mencemari lingkungan, bahkan bisa menyebabkan bencana banjir.

Atas dasar itulah Pemerintah Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi tengah berupaya mencari solusi terbaik.
Beberapa putra daerah terbaik Desa Jampangtengah diberikan kepercayaan oleh Pemdes untuk menggali sumber daya demi memecahkan permasalahan sampah tersebut. Dengan mengandalkan SDA dan SDM lokal bisa menciptakan alat pengolahan sampah.

Baca Juga :  Komisi IV DPR RI: Sektor Pertanian Penyelamat Resesi Ekonomi

H. Agus Jayadi Ramli, S.Hut., Kepala Desa Jampangtengah telah merancang program “Pilot Project Pengelolaan Sampah”, berupa pembuatan alat pembakaran sampah portable.
“alhamdulillah terobosan kami untuk menanggulangi permasalahan sampah di Desa Jampangtengah hampir menjadi kenyataan, kami sudah bisa membuat alat dengan keuntungan penggunaan biaya minimal, baik biaya bahan maupun upah pembuatan”, ucap Agus.

“alat ini kita harapkan bisa mencapai panas dengan suhu 700 derajat untuk bisa mengurai berbagai jenis sampah, dengan penggunaan bahan bakar super irit”, jelas Agus.
“tujuan akhir dari hasil pembakaran yang berupa abu tersebut nantinya bisa dimanfaatkan menjadi pupuk organik yang lebih ramah lingkungan”, tandas Agus.

Baca Juga :  Pengambilan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Desa Pondokkasolandeuh

Saat ini alat pengolahan sampah hasil buah tangan Iwan Gunawan serta perangkat desa sudah bisa dioperasikan walau masih dalam masa uji coba, sementara waktu ini masih ditempatkan di Kampung Jelebud RT 05 RW 02 Desa Jampangtengah.

Iwan Gunawan menjelaskan pembuatan alat pembakaran sampah tersebut hanya memerlukan beberapa jenis material itu pun tidak sulit mendapatkannya.
“semua bahan merupakan bahan yang mudah kita temukan”, ujar Iwan.

“kami memanfaatkan dua drum disusun berfungsi sebagai tempat pembakaran, kemudian bahan lainnya tabung gas, plat baja, besi behel, kawat las, besi siku, serta grinda kating”, jelas Iwan.
“mengingat kami membuat dari awal, banyak berimprovisasi, sehingga inovasi ini cukup memakan waktu, untuk selanjutnya pasti lebih cepat dalam produksi, belajar dari pengalaman”, pungkasnya.

Baca Juga :  Karyawan Gojek Bersatu Himpun Dana untuk Mitra Hadapi COVID-19

RED

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here