BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi Di Pantai Utara dan Selatan Jawa

Infokowasi.com – Sukabumi, Peringatan Dini Gelombang Tinggi mulai pukul 07.00 tanggal 15 sampai dengan pukul 07.00 tanggal 17 Februari dikeluarkan oleh Badan Metereologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) tertanggal 14 Februari 2021 ditandatangani oleh Prakirawan Gatot Defriyantoro, ST serta Koordinator Analisis dan Prediksi Meteorologi Rismanto Effendi, M.Si.

Pada rilis surat edaran tentang Peringatan Dini Gelombang Tinggi dari BMKG dengan Nomor : ME.01.02/PD/07/APM/II/BMKG-2021 menjelaskan bahwa pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 – 35 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 – 20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan kep. Sangihe – Talaud, Perairan utara Halmahera, Perairan utara Papua Barat hingga Papua, Laut Banda, Laut Flores, Laut Timor dan Laut Arafuru. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang disekitar wilayah tersebut.

Baca Juga :  Laksanakan Video Conference Bareng Gubernur, H. Marwan : Tidak Ada Positif Corona Di Sukabumi

Tinggi gelombang 1.25 – 2.5 meter atau kategori sedang berpeluang terjadi di Perairan utara Sabang, barat Aceh, Bengkulu, Natuna Utara, Kep. Anambas – Natuna, Perairan Timur Lingga – Bintan, Babel, Selat Karimata, Laut Jawa bagian Barat dan Tengah, Laut Flores, Teluk Bone bagian Selatan, Perairan Bau – Bau, Kep. Wakatobi, Perairan Selatan P. Flores, Selat Sape Bagian Selatan, Selat Sunda Bagian Barat, Perairan P. Sawu – Laut Sawu, Perairan Rote – Kupang, Laut Timor, Laut Sulawesi Bagian Tengah dan Timur, Perairan Kep. Sangihe – Talaud, Perairan Bitung – Likupang, Laut Banda, Laut Seram, Laut Maluku, Perairan Utara dan Timur Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat, Samudra Fasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat, Perairan Kep. Letti – Kep. Babar, Kep. Kai – Aru, Laut Arafuru, Perairan Amamapre – Agats dan Perairan Barat P. Yos Sudarso.

Baca Juga :  Dampingi Gubernur Ke Ciptagelar, Wabup " Mengelola Geopark Mengembangkan Cultural Diversity"

Sementara tinggi gelombang 2.5 – 4.0 meter atau kategori tinggi berpeluang terjadi di Perairan Barat Kep. Mentawai, Perairan Enggano – Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Sumba, Selat Bali -Lombok – Alas bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTT, Perairan Utara Biak hingga Jayapura dan Samudra Pasifik Utara Papua.

BMKG pun mengingatkan risiko tinggi bagi keselamatan pelayaran yaitu Perahu Nelayan bila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter, Kapal Tongkang kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter, Kapal Ferry bila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.1 meter, Kapal Ukuran Besar seperti Kargo/Pesiar bila kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter.

Baca Juga :  Wabup Laksanakan Monitoring Vaksinasi

Untuk itu BMKG menghimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area berpeluang terjadi terjadi gelombang tinggi agar tetap waspada.
Secara umum Prakiraan Tinggi Gelombang esok hari, Selasa 16 Februari 2021 untuk Perairan Utara Jawa Barat 0.0 – 2.0 meter sementara Perairan Selatan Jawa Barat 2.0 – 3.0 meter.

Dilaporkan akibat gelombang cukup tinggi yang terjadi di Pantai Selatan Jawa hari ini Senin, 15 Februari 2021, dua perahu nelayan terbalik, perahu nelayan Dua Putri terbalik di Perairan sekitar Pantai Tegalbuleud sementara perahu nelayan Sinar Bakti terbalik di Perairan Pantai Ujunggenteng, beruntung kedua kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa.

peringatan-dini-gelombang-tinggi

Robby/kuncir

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here