Cangkok Wijaya Kusuma Akan Menjadi Salah Satu Ikon Di Wisata Edukasi Lebah Dan Hutan Saketeng

Laporan : Robbi Sugara

INFOKOWASI.COM, Sukabumi
Sebuah tempat memang terkadang akan memberikan kesan mendalam bagi siapa saja yang mengunjunginya terlebih memiliki suatu hal yang mudah diingat dan susah dilupakan.

Keunikan tersebut bisa muncul dari berbagai hal, misal karakter lingkungan, tumbuhan atau binatang aneh, benda-benda spesial dengan bentuk aneh dan lainnya.

Cangkok Wijaya Kusuma salah satunya akan menjadi ikon bunga di Objek Wisata Edukasi Lebah dan Curug Saketeng, Curug Katineng di Kampung Lembur Situ RT 07 RW 02 Desa Sindangresmi Kecamatan Jampangtengah.

Baca Juga :  Lurah Cilincing Pastikan Warga RT005 Negatif Terpapar Covid-19

Pemilik taman rekreasi terpadu tersebut Endang Bratajaya (26) biasa disapa Mang Enut sedang mencoba melakukan pembudidayaan tanaman langka tersebut. Awalnya Endang mendapatkan benih dari salah satu sahabatnya yang merupakan sama-sama penggemar tanaman hias secara barter dengan bonsai miliknya.

Endang mengaku membutuhkan ketelatenan luar biasa untuk memelihara serta mengembangkan Cangkok Wijaya Kusuma tersebut.

“terus terang saja selama lima tahun ini saya hanya baru bisa mengembangkannya menjadi empat pot, yang benar-benar sudah siap”, ucap Endang.

“keunikannya Bunga ini mekar pada malam hari, wanginya semerbak apalagi kalau terhembus udara, menyebar kemana-mana pokoknya”, tutur Endang.
“untuk menikmati tentunya harus pada malam hari saat kembang bermekaran, menurut pengamatan saya Cangkok Wijaya Kusuma ini selalu berbunga tiap minggu”, pungkas Endang.

Baca Juga :  TP PKK Kecamatan Jampangtengah Koordinasikan GASIBU

Wijaya Kusuma dengan ciri khas mekar pada tengah malam kemudian akan kembali layu menjelang pagi merupakan tanaman yang bukan asli dari Indonesia, sebagian berasal dari Meksiko, Venezuela serta negara serumpun lainnya, tergolong dalam kerabat kaktus.

Dalam kisah pewayangan bunga ini menjadi pusaka milik Bathara Kresna, dipercaya pemilik atau yang melihat mekarnya bunga tersebut akan mendapatkan keberuntungan.

Fakta lainnya ternyata Wijaya Kusuma ini memilik manfaat untuk pengobatan, diantaranya Asma, TBC, Radang tenggorokan, bahkan bisa juga untuk mengharumkan badan.

Baca Juga :  Pjs Bupati "Sukseskan Pilkada Tanpa Melahirkan Cluster Baru"

YUD

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here