Infokowasi.com- Berdasarkan tren program tahun-tahun sebelumnya dan inisiatif tahun 2026, peran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi dalam rangka Hari Buruh (May Day) 1 Mei 2026 berfokus pada peningkatan kesejahteraan keluarga pekerja melalui pelayanan kesehatan reproduksi.
Berikut adalah peran utama DPPKB dalam momen tersebut:
• Pelayanan KB Serentak di Tempat Kerja (KB Perusahaan): DPPKB mengadakan pelayanan kontrasepsi langsung di area perusahaan atau pabrik. Ini bertujuan memberikan kemudahan akses bagi pekerja perempuan (buruh) agar tetap bisa mengatur jarak kelahiran tanpa harus meninggalkan tempat kerja dalam waktu lama.
• Fokus pada Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP): DPPKB mendorong penggunaan metode seperti IUD, implan, MOW, dan MOP bagi keluarga pekerja untuk menekan angka unmet need (kebutuhan KB yang belum terpenuhi) dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
• Pelayanan KB Pascapersalinan: DPPKB memastikan buruh perempuan yang baru melahirkan mendapatkan akses kontrasepsi segera, guna menjaga kesehatan ibu dan anak.
• Sosialisasi Ketahanan Keluarga dan Penurunan Stunting: Selain pelayanan teknis, DPPKB melakukan penyuluhan tentang pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, dan pencegahan stunting kepada para pekerja untuk menciptakan keluarga kecil yang berkualitas.
• Kemitraan Perusahaan dan Pemerintah: Menjalin kerja sama dengan manajemen perusahaan dan klinik perusahaan untuk mengintegrasikan program Keluarga Berencana dengan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Secara keseluruhan, DPPKB menjadikan Hari Buruh sebagai momentum untuk meningkatkan derajat kesehatan dan ekonomi pekerja melalui program “Bangga Kencana” (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) sehingga tercapainya Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah (Mubarokah).









