JNE Peduli Bantu Selesaikan Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Desa Kec. Cidahu Sukabumi

Laporan : Cecep Sudrajat

INFOKOWASI.COM, Sukabumi

Jembatan penghubung atar desa berukuran 12×1,5 M yang berlokasi di kp. Manglid RT. 02/06 Desa Cidahu dan Kp. Jabon RT. 01/03 desa Girijaya Kecamatan Cidahu yang rusak akibat diterjang banjir bandang tanggal 21 oktober 2020, Progres Pembangunannya kini sudah selesai dan diresmikan camat Cidahu Erry Erstanto Y.Si.p di dampingi dua Kepala Desa H. Saepul Farlan Kepala Desa Cidahu, SH.I dan Didin Saepudin Kepala Desa Girijaya (Kamis, 29/10/2020).

Pembangunan yang diinisiasi oleh gabungan antar relawan, yaitu Relawan Sehati Gerak Bersama, Ruang Peduli dan Aksi Sosial Cicurug (ACS) ini berhasil menyelesaikan pembangunan selama enam (6) hari kerja.

Ungkapan rasa syukur dan terimakasih disampaikan ketua Relawan Sehati Gerak Bersama Andi Kurniawan, “kami mengucapkan terima kasih kepada JNE yang sudah mau membantu membiayai rampunya jembatan tersebut, mudah-mudah apa yang sudah dilakukan Jne bisa di ikuti oleh perusahaan lain” ujarnya.

Baca Juga :  Info Terbaru (2/05/2020) Data Covid-19 Kota Sukabumi

Dalam acara tersebut hadir pula kepala Cabang JNE Cicurug, Kurnianto saat dikonfirmasi awak Media menyampaikan “JNE insya Allah akan selalu siap membantu dan sigap terhadap bantuan kemanusian karena sudah menjadi salah satu program kami melalui JNE peduli, mudah-mudahan apa yang telah Jne berikan bisa bermanfaat bagi warga yang membutuhkan” singkatnya
Dalam Program JNE Peduli bantuan untuk korban bencana banjir bandang Sukabumi yang terjadi bulan lalu diberikan kepada Kampung Cikurutug Rt 01/05 Desa Tenjolaya Kec. Cicurug Kab. Sukabumi, Jawa Barat, yang diterima langsung oleh Ketua Rukun Warga (RW), Dudun pada 30 September 2020.

Bantuan tersebut berupa perbaikan infrastruktur seperti perbaikan jembatan yang rusak akibat banjir, dan pemasangan pipa dengan total dana sebesar 10 juta rupiah.

Baca Juga :  UPT Kebersihan III Ciawi Serahkan Bantuan APD

Sebelumnya di Kampung Cikurutug terdapat jembatan yang menghubungkan Kampung Cikurutug dengan wilayah lain. Jembatan ini dipergunakan oleh warga sebagai akses jalan untuk anak menuju sekolah, warga ke tempat beribadah, dan aktifitas yang lainnya. Banjir bandang yang terjadi pada Senin, 21 September 2020 lalu telah menghancurkan satu – satunya jembatan penghubung di kampung tersebut.

Ditempat yang sama Tri Hery Kepala Cabang JNE Sukabumi, mengatakan, “Merenovasi atau membangun kembali jembatan sama dengan mengembalikan urat nadi kehidupan masyarakat. Karenanya, sangat perlu untuk dilakukan perbaikan jembatan yang telah roboh ini. Semoga aktivitas masyarakat sekitar dapat pulih kembali. Hal ini pun cukup penting karena banyak bantuan yang datang namun terganggu dengan akses distribusi yang rusak”.

Baca Juga :  Rumah Engkos Terbakar, Kerugian Mencapai Puluhan Juta

Hery pun mengungkapkan bahwa banyak bantuan dari masyarakat untuk korban banjir bandang di Sukabumi ini yang dikirimkan melalui JNE. “Alhamdullilah dalam pendistribusian berbagai bantuan tersebut berjalan dengan lancar, maka JNE berinisiatif fokus untuk memberikan bantuan infrastruktur”, ujar Tri.

Selain pembangunan jembatan, JNE Sukabumi pun turut serta membantu dalam proses pembuatan pipa untuk mengalirkan air bersih kepada warga yang terdampak bencana. Dalam pelaksanaannya JNE Sukabumi bekerjasama dengan relawan Sehati Gerak Bersama. “JNE terus berkomitmen untuk dapat bermanfaat sebesar – besarnya untuk masyarakat. “Semoga bantuan dar Bui kami dapat membantu meringankan beban korban bencana banjir bandang di Cicurug”, tutup Tri Hery.

RED

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here