Manfaat Daun BABADOTAN Untuk Kesehatan

babadotan
Sukabumi, infokowasi.com – Kandungan kimia dan zat aktif dalam daun Babadotan tak hanya berguna untuk kesehatan, namun juga untuk kebutuhan manusia lainnya.

Babadotan (Sunda) merupakan tumbuhan liar yang mudah ditemukan dimana saja di ladang, kebun, pekarangan rumah, pinggir jalan, atau di tepi kali.
Babadotan (AGERATUM CONYZOIDES L.) di Tiongkok disebut dengan nama SHANG HONG JI.

babadotan

Manfaat daun Babadotan ternyata telah lama dikenal masyarakat dan digunakan untuk pengobatan tradisional, khususnya sebagai obat luar seperti untuk mengobati luka.

Baca Juga :  Covid-19 Purwakarta, ODP dan PDP Bertambah

Dengan kandungan kimia seperti Asam Amino, Organacid, Minyak Terbang Coumarin, Ageratochromene, Friedelein, juga Potasium Chlorida. Babadotan manjur untuk mengobati, demam, sakit tenggorokan, radang paru, bisul, eksim, borok, radang telinga, mencegah kehamilan, hingga tumor rahim.

Bandotan/Babadotan secara luas digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai belahan dunia, walaupun cara penggunaannya mungkin berbeda-beda.
Berikut adalah sejumlah penggunaan secara tradisional dari tanaman Bandotan di beberapa negeri:

-Afrika Tengah,
Bandotan digunakan untuk mengobati pneumonia, tapi paling sering untuk menyembuhkan luka dan luka bakar.

Baca Juga :  Polsek Kalibunder, Koordinasi Pembentukan Satgas Covid-19 Tingkat Kec. Kalibunder

-India,
Bandotan digunakan untuk membunuh bakteri (bakterisida), mengobati disentri (kemampuan anti-disentri), dan mengobati pembentukan endapan keras (seperti batu ginjal) dalam tubuh (kemampuan anti-litik).

-Asia, Amerika Selatan, dan Afrika pada umumnya,
Ekstrak air dari bandotan digunakan untuk membunuh bakteri.

-Kamerun dan Kongo,
Bandotan digunakan untuk mengatasi demam, rematik, sakit kepala, dan kolik.

-Réunion (pulau di Samudra Hindia),
Seluruh bagian tanaman bandotan digunakan untuk mengobati disentri.

-Brasil,
Ekstrak air dari seluruh tanaman atau daun bandotan digunakan untuk mengatasi kolik, pilek dan demam, diare, rematik, kejang, menyembuhkan luka bakar, atau sebagai tonik.

Baca Juga :  Mengenal "LAYANI AJA", Inovasi ADMINDUK, Aktualisasi One Stop Service di Kecamatan Kebonpedes

Melihat luasnya penggunaan babadotan di berbagai wilayah di dunia, tak heran bila sampai sekarang pun tanaman ini terus dikenal sebagia herbal berkhasiat.
Apalagi sekarang telah dilakukan berbagai riset dan penelitian ilmiah yang turut meyakinkan kita akan manfaatnya.
Dikutip dari berbagi sumber.

Laporan : RED

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here