Infokowasi.com — Menyusuri berbagai wilayah hingga pelosok Kabupaten Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar ingin memastikan kehadiran pemerintah tidak berhenti di balik meja birokrasi. Melalui rangkaian *Ngalongok Dulur di Lembur*, pemerintah daerah turun langsung menyapa warga sekaligus melihat lebih dekat kondisi kehidupan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat menjadi salah satu fokus utama. Bantuan sembako, penyediaan air bersih, hingga dukungan pembangunan rumah menjadi bentuk kepedulian yang dinilai memiliki arti besar bagi warga penerima manfaat.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan, pelaksanaan Ngalongok Dulur di Lembur tahun ini memang diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Untuk tahun ini, kegiatan Ngalongok Dulur di Lembur kita arahkan pada kegiatan sosial yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban warga,” ujarnya di Ujunggenteng, Sabtu (19/9/2026).
Menurutnya, nilai penting dari kegiatan tersebut bukan hanya terletak pada bantuan yang disalurkan. Pertemuan secara langsung dengan masyarakat justru menjadi kesempatan berharga bagi dirinya untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan.
Setiap perjalanan menjadi ruang dialog. Warga dapat menyampaikan keluhan, kebutuhan, maupun berbagai masukan secara langsung kepada pemerintah daerah tanpa harus melalui proses komunikasi yang panjang.
“Dalam perjalanan, kami bisa bertemu langsung dengan masyarakat. Kami mendengar apa yang menjadi keluhan dan masukan mereka. Bagi kami, hal seperti itu sangat penting,” katanya.
Asep menilai, aspirasi yang dihimpun dari masyarakat secara langsung dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pembangunan. Dengan mengetahui persoalan dari sumbernya, pemerintah dapat menyusun program yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus terus membangun keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat. Pelayanan publik, menurutnya, harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan program yang memberikan manfaat.
“Kita punya kewajiban untuk membantu masyarakat dan berpihak kepada rakyat. Karena pemerintah adalah pelayan masyarakat, maka program-program yang dibuat harus benar-benar memberikan manfaat,” tegasnya.
Bupati juga berharap perjalanan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dapat berjalan dengan baik dan terus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Semoga kepemimpinan saya bersama Pak Andreas dapat berjalan lancar dan manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
Ngalongok Dulur di Lembur pun menjadi lebih dari sekadar perjalanan mengunjungi wilayah. Di dalamnya terdapat semangat untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, mendengar suara warga dari dekat, serta menjadikan persoalan di lapangan sebagai pijakan dalam menghadirkan pembangunan yang lebih nyata dan berkelanjutan.(ASR)









