Infokowasi.com – Kabar duka menyelimuti warga dan keluarga besar di wilayah Kecamatan Cidahu, menyusul berpulangnya Odang, seorang pedagang tahu yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di sekitar pintu keluar Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada hari Senin, 8 Juni 2026, ketika almarhum sedang melaksanakan aktivitas jualannya seperti biasa di pinggir jalan raya yang menjadi jalur keluar masuk kawasan tol tersebut.
Setelah mengalami benturan keras dalam kejadian itu, Odang menderita luka yang cukup parah, terutama pada bagian kepala. Ia kemudian menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit dan dilanjutkan dengan pemulihan di kediamannya, namun kondisi kesehatannya terus menunjukkan penurunan meskipun telah berjuang bertahan hidup selama kurang lebih tiga minggu. Pada akhirnya, Odang menghembuskan napas terakhirnya pada hari Selasa, 30 Juni 2026 sekitar pukul 17.40 WIB, di rumah tempat tinggalnya yang berada di lingkungan Babakan Pari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.
Almarhum dikenal sebagai sosok pekerja keras dan menjadi tulang punggung utama bagi keluarganya. Setiap harinya, ia berkeliling dan berjualan tahu untuk mencukupi kebutuhan hidup istri serta dua orang anaknya yang masih berusia sangat belia, masing-masing berusia 12 tahun dan 6 tahun. Kepergiannya meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam bagi orang-orang terdekat, terutama bagi keluarga yang selama ini menggantungkan hidupnya pada keringat dan kerja keras Odang.
Menyusul berpulangnya korban, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut kembali menjadi sorotan. Pihak keluarga berharap agar proses hukum berjalan secara transparan, adil, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mereka menginginkan adanya kejelasan mengenai kronologi kejadian serta kepastian pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Hingga saat berita ini disusun, belum ada keterangan resmi terbaru yang disampaikan oleh pihak kepolisian mengenai perkembangan hasil penyelidikan maupun status hukum perkara ini.
Rencananya, pada hari Rabu, jenazah almarhum akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka di Babakan Pari sebelum dilaksanakan prosesi pemakaman. Sejak sore hari hingga malam, sejumlah warga sekitar, tetangga, serta kerabat jauh mulai berdatangan ke kediaman keluarga untuk menyampaikan rasa belasungkawa, mendoakan kebaikan bagi almarhum, serta memberikan dukungan moril dan semangat ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian Odang. Semoga amal ibadah dan perjuangannya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, ditempatkan di tempat yang paling mulia, serta diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran yang melimpah bagi istri dan kedua anaknya dalam menjalani kehidupan selanjutnya.(ASR)









