LPoran: Robbi Sugara
INFOKOWASI.COM, Sukabumi
Hari ini, Senin, 14 Desember 2020, Pemerintah Desa Cijulang Kecamatan Jampangtengah menggelar pelatihan pencegahan Stunting. Kegiatan dilaksanakan di Aula Pertemuan Kantor Desa Cijulang mulai pukul 08.00 WIB.
Pelatihan diikuti oleh 61 peserta yang terdiri para kader Posyandu dan Kepala Dusun dari sembilan Kedusunan di Desa Cijulang.
Indra Rusdiana, S.Pd, Sekretaris Desa Cijulang menuturkan bahwa kegiatan pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap para peserta dan bersifat antisifasi penanganan stunting.

Kegiatan yang bersifat pemberdayaan bagi kader Posyandu tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Desa dan Bantuan Provinsi tahun 2020.
“Sengaja pemdes Cijulang melakukan pelatihan serta penyuluhan kaitan dengan stunting, walau hanya bersifat pencegahan. Saat ini kami belum menerima data anak yang mengalami stunting, mudah -mudahan tidak ada dan jangan sampai terjadi di Desa Cijulang ini”, jelas Indra

“harapan kami, semua stake holder terutama kader Posyandu serta para Kadus lebih memahami secara umum tentang stunting, mengetahui tanda-tanda gejala, mampu mencegah serta mengobati”, lanjut Indra.
Sekdes pun menuturkan bahwa kader Posyandu akan menjadi ujung tombak dalam penanganan kasus stunting, gizi buruk atau kurang gizi pada bayi dan balita. Kader Posyandu menjadi bagian penting karena paling intens barsentuhan dengan anak-anak di Posyandu.

“jadi para kader menjadi pendeteksi dini dilapangan bilamana memang ada kasus, makanya mereka diutamakan mendapatkan pembekalan ilmu hari ini”, pungkas Indra.
Pelatihan sehari ini sengaja menghadirkan tenaga ahli sebagai narasumber dari Puskesmas Jampangtengah yaitu Nia Kurniasari (Bidan Koordinator) dan Nuraini Dessyana (TPG). Kedua narasumber pun bergantian memberikan materi sesuai bidang diampu.
RED









