Pemdes Sukasirna Salurkan BST Kemensos Tahap II ke 498 KPM.

Pemerintah Desa Sukasirna Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi salurkan Bantuan Sosial Tunai-Kemensos tahap II hari ini Senin (15/6), kepada 498 KPM yang terdampak pandemi Covid-19.
Sukabumi, infokowasi.com – Bantuan Sosial Tunai-Kemensos R.I(BST-Kemensos RI) Tahap ke II senilai Rp 600 ribu per kepala Keluarga(KK) kembali disalurkan melalui Kantor Pos Sukabumi,yang terdampak secara ekonomi akibat Virus Corona(Covid)-1.
Pemerintah Desa Sukasirna Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi salurkan Bantuan Sosial Tunai-Kemensos tahap II hari ini Senin (15/6) kepada 498 KPM yang terdampak pandemi Covid-19.
Kepala Desa Sukasirna, Deni Riswandi menyampaikan BST Kemensos Tahap ke II tersebut mulai disalurkan di aula desa hari Senin ini(15/6). “Hari ini kami salurkan BST Kemensos kepada warga penerima,yang beralamat di desa Sukasirna,sebanyak 498 KK, ” ungkapnya.
Deni menyebutkan jumlah penerima BST Kemensos pada tahap ke II hari ini hampir sama dengan jumlah penerima pada tahap ke I, hanya pada tahap ke II ini ada penambahan 3 KK,dari semula berjumlah 495 pada tahap ke I menjadi 498 pada tahap ke II.
Lebih lanjut Deni mengatakan penyaluran BST Kemensos tahap ke II ini tetap mengikuti protokol kesehatan,seperti para penerima pada saat akan mencarikan BSTmwsti wajib menggunakan masker, menyediakan sarana prasarana cuci tangan dan saling menjaga jarak sesuai markah yang telah ditetapkan.Hal ini agar warga tidak terlalu berdesakan pada saat mencairkan BST dan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, “imbuhnya.
Sementara salah seorang warga penerima BST, Asep Komara RT.02/05, Kampung Leweng Datar mengatakan menerima bantuan dari BLT DD, tapi mendapatkan lagi bantuan dari BST Kemensos pada tahap ke.II.
“Saya menerima BLT DD, tapi mendapatkan bantuan lagi dari BST Kemensos makanya dilimpahkan kepada anak saya, ” jelasnya.
Bantuan sekarang lanjut Asep dilimpahkan kepada anak,karena ada peraturan yang sudah mendapatkan bantuan dari program yang lain tidak boleh menerima bantuan sosial yang digelontorkan oleh pemerintah.
“Ada aturan pemerintah bahwa warga yang telah mendapatkan bantuan sosial seperti BLT DD tidak boleh mendapatkan bantuan yang lainnya, ” jelasnya seraya menambahkan bantuan sekarang (BST Kemensos) dilimpahkan kepada anaknya, supaya tidak ada kecemburuan sosial dari warga yang belum mendapatkan bantuan sosial.

Laporan : Haddy Cader

Baca Juga :  Maksimalkan Peran Perempuan Melalui Program P2WKSS, Desa Girijaya Masuki Penilaian Akhir

Editor : MT

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here