Pergerakan Tanah Akibat Hujan Deras Di Neglasari Mengancam Hektaran Lahan Milik Warga

Laporan : Robbi Sugara

INFOKOWASI.COM, Sukabumi

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menerima laporan adanya pergerakan tanah yang mengancam warga.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik sekaligus Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi H. Eka Widiaman , SKM membenarkan adanya, menurut Eka pihak BPBD telah menerima laporan dari tim P2BK Jampangtengah.

“memang kami menerima laporan adanya pergerakan tanah di Wilayah Kecamatan Jampangtengah tepatnya di Kampung Neglasari RT 01 RW 01 Desa Sindangresmi”, jelas Eka.
“sejak beberapa hari yang lalu tim kami sudah mengamati lokasi kejadian, bahkan sejak Selasa, 8 Desember 2020, pukul 21.00 WIB”, lanjut Eka.

Baca Juga :  MENU BUKA PUASA HARI ke-11

“kami sudah menganalisi dampak dan akibat dari pergerakan tanah tersebut, sementara penyebab utama adalah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut secara terus menerus”, ungkap Eka.
Lebih lanjut Kabid Kedaruratan dan Logistik menuturkan bahwa curah hujan dengan intensitas deras serta durasi cukup lama mengakibatkan kelabilan pada unsur tanah sehingga terjadi pergeseran.

Data yang diterima BPBD menerangkan dampak peristiwa tersebut menyebabkan keretakan tanah sepanjang 20 meter, anjlok dengan kedalaman 1 meter, lebar pergerakan 1,5 meter, jarak lokasi kejadian dengan pemukiman warga cukup dekat yaitu sekitar 30 meter dari area retakan.

Baca Juga :  Wabup Terima Audensi Dari ACT Kab.Sukabumi

Pergerakan tanah tersebut diperkirakan akan mengancam lahan perkebunan kayu Albasia, kayu Kamelina, Bambu dan lahan sawah milik warga, dengan luas area terancam 1 hektar lebih.
“sementara ini tidak kami temukan korban jiwa dan kerusakan lain, yang jelas kebutuhan yang diperlukan mendesak adalah Kajian teknis Badan Geologi, untuk pemetaan tindak lanjut”, jelas Eka.

Untuk mengantisipasi kejadian yang lebih buruk, tim BPBD Kabupaten Sukabumi melalui P2BK Jampangtengah sudah berkoordinasi dengan Muspika serta Pemdes Sindangresmi, Eka pun berharap warga tetap menjaga kewaspadaan.

Baca Juga :  Info Terbaru (7/6) Data Covid-19 Kabupaten Sukabumi: PDP +1

RED

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here