PIRUS Jadikan Setrategi Kemandirian Pangan Makin Percaya Diri

Sukabumi, infokowasi.com –  PIRUS singkatan dari Pipir Imah di Urus merupakan salah satu Program yang kembangkan secara intensif di Desa Wisata Hanjeli, merupakan Setrategi Kemandirian Pangan Makin Percaya Diri.

Kegiatan ini terintegrasi dengan Program lainnya terutama bidang edukasi dan ketahanan pangan. Integrated Tourism Farming (ITF) demikian terminologi yang diperkenalkan oleh penggiat Pirus di Waluran

ITF merupakan jawaban atas Isu kemandirian pangan/ swasembada pangan yang menjadi tantangan seiring dengan pertumbuhan penduduk dan berkurangnya area pertanian.

"PIRUS" Jadikan Setrategi Kemandirian Pangan Makin Percaya Diri

Integrasi sektor peternakan dan pertanian berkelanjutan ini juga menjadi solusi yang cukup efektif bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Tiga Sanksi Buat yang Melanggar di Check Point Cidahu

Salah satu konsep Pirus yang menerapkan keterpaduan adalah BUDIKSALAMBER atau sering disebut Budidaya Ikan Sayuran dalam Ember yang sedang dikembangkan untuk pemberdayaan masyarakat.

Selain Budiksalamber ada juga Sayuran Hidroponik dari media Botol Bekas, Kedepan sayuran ini ditargetkan untuk mensuplai kebutuhan warga lokal dan wisatawan yang berkunjung sambil menikmati Kuliner Hanjeli.

Setiap wisatawan yang datang bisa memetik langsung sayuran yang diinginkan, jenisnya beragam ada Kangkung, Pakcoy, Sawi, Salada, Bayam, dan sayuran lainya.

Tidak hanya menikmati ditempat, wisatawan bisa membawa pulang sayuran fresh atau bisa membeli dengan polibagnya lengkap dengan Nutrisi untuk kebutuhan edukasi ditempat masing masing.

Baca Juga :  Kades Karangtengah Cibadak, Peduli Kesehatan Warga

Menurut penggiat Pirus di Desa wisata Hanjeli, Asep Hidayat Program Ini bertujuan menjadikan masyrakat bisa mandiri, tidak selalu membeli ke Pasar dan bisa mengelola kebutuhan anggaran Keluarga menjadi lebih baik.

” Yang paling terpenting program ini bisa memberikan nilai bisnis untuk masyarakat sehingga bisa terus berlanjut. Sekarang ini, Alhamdulillah kami bisa membagikan sebanyak 45 Ember kepada Masyarakat Untuk ketahanan pangan. Ini berkat para Sahabat yang mau ikut menjadi pemberi solusi dalam ikhtiar pemberdayaan masyarakat yang kami lakukan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polsek Kalibunder Laksanakan Pengamanan serta monitoring Bantuan BLT Desa Bojong

Asep juga berharap mendapat banyak dukungan dalam mewujudkan Desa Wisata Hanjeli selain Destinasi wisata juga menjadi Kampung ketahanan pangan Lokal di Kab. Sukabumi.

” Salah satu Mimpi kami yg belum tercapai adalah penggunaan energi Terbarukan untuk kebutuhan Hidroponik, Budidaya ikan dalam/ terpal dan kebutuhan lainnya sebagi sarana penunjang pemberdayaan berkelanjutan,” pungkasnya.

Laporan : Dadan Haekal
Editor : Wandi

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here