Infokawasi.com- Kunjungan kerja (kunker) Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (KSP RI) ke Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/1/2026), tetap berlangsung meski Kepala Staf Kepresidenan tidak dapat hadir secara langsung karena harus kembali ke Jakarta memenuhi panggilan Presiden untuk urusan kenegaraan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, di lokasi kegiatan. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tetap diwakili oleh staf ahli KSP, perwakilan Kementerian Desa, Kementerian Kehutanan, serta jajaran terkait lainnya.
Dalam sambutannya, H. Andreas menyampaikan salam mubarokah sekaligus apresiasi kepada rombongan KSP yang telah berkenan hadir di Kabupaten Sukabumi.
“Alhamdulillah, sudah dua hari ini kami mendampingi rombongan dalam rangkaian kunjungan kerja, termasuk hari ini di Desa Pulosari. Tentu kami akan selalu berkoordinasi, berkomunikasi, dan bersinergi dengan pemerintah pusat demi terwujudnya Sukabumi yang mubarokah,” ujar Andreas.
Ia juga menegaskan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki keunikan dan keragaman sumber daya alam yang sangat kaya, yang dikenal dengan konsep GURILAPS (Gunung, Rimba, Laut, dan Pesisir), sehingga perlu dukungan kuat dari pemerintah pusat dalam pengelolaannya.
Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Desa dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya menjaga dan memastikan ketahanan pangan nasional. Selain itu, ekosistem pertanian juga harus dijaga agar tetap berkelanjutan.
“Kedepan akan ada KDMP yang berfungsi mengonsolidasikan berbagai sektor agar tidak terjadi pasel-pasel yang menghambat. Kita juga memastikan harga dan pasar tetap stabil,” ungkapnya.
Perwakilan Staf Khusus KSP turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala Staf Kepresidenan. Ia menjelaskan bahwa dirinya bersama Pak Amar diutus untuk mewakili.(AP)









