Beranda Ekonomi dan Bisnis Tekan Inflasi Daerah, DKP Dan Disdagin Kabupaten Sukabumi Gelar Operasi Pasar Bersubsidi...

Tekan Inflasi Daerah, DKP Dan Disdagin Kabupaten Sukabumi Gelar Operasi Pasar Bersubsidi Serta Sidak Pasar Cibadak

Infokowasi.com- Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui sinergi Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) dengan menggelar Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI). Kegiatan tersebut diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Sukabumi, kemudian dilanjutkan dengan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Cibadak.

Operasi Pasar Bersubsidi merupakan salah satu instrumen strategis Pemerintah Daerah dalam menekan laju inflasi, khususnya yang dipicu oleh kenaikan harga bahan pangan pokok. Program ini bertujuan menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, dan stabilitas distribusi pangan bagi masyarakat.

 

Usai penyerahan simbolis, Bupati Sukabumi bersama jajaran DKP dan Disdagin melakukan pemantauan langsung di Pasar Cibadak untuk melihat perkembangan harga, mutu, dan keamanan pangan. Hasil pemantauan menunjukkan adanya kenaikan harga pada komoditas telur dan daging ayam, yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap tekanan inflasi, mengingat kedua komoditas tersebut merupakan kebutuhan pangan harian masyarakat.
Di sisi lain, harga komoditas sayuran terpantau mengalami penurunan, seiring dengan pasokan yang cukup dari wilayah produksi, sehingga turut membantu menahan laju inflasi. Sementara itu, harga beras berada pada kondisi relatif stabil, menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas inflasi daerah.

Bupati Sukabumi, Asep Japar menjelasskan bahwa pengendalian inflasi daerah tidak dapat dilepaskan dari stabilitas harga pangan strategis, karena komoditas pangan memiliki kontribusi besar terhadap pembentukan inflasi. Menurutnya, fluktuasi harga pangan, khususnya pada komoditas strategis seperti beras, telur, dan daging ayam, harus diantisipasi secara cepat dan terukur.

Selain intervensi harga, Asep Japar juga menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah, khususnya antara Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dalam melakukan pemantauan harga, pengawasan mutu, dan keamanan pangan. Dengan sinergi tersebut, pemerintah dapat melakukan langkah antisipatif dan responsif terhadap dinamika pasar.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Gatot Sugiharto menyampaikan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan melalui intervensi harga, tetapi juga melalui pengawasan mutu dan keamanan pangan, khususnya pada pangan segar asal hewan seperti telur dan ayam, agar masyarakat memperoleh pangan yang aman dan layak konsumsi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni menegaskan bahwa pemantauan harga secara rutin akan terus dilakukan sebagai bagian dari early warning system inflasi daerah, sehingga pemerintah dapat segera mengambil langkah intervensi apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan.

Melalui pelaksanaan Operasi Pasar Bersubsidi dan sidak pasar ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mengendalikan inflasi daerah, menjaga stabilitas harga pangan, serta melindungi daya beli masyarakat, melalui kolaborasi lintas perangkat daerah yang berkesinambungan.(Adv)

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakWakil Bupati Sukabumi H. Andreas Hadiri Wisuda Peserta “PERMATA SUCI”
Artikulli tjetërBupati Sukabumi Hadiri OPADI yang Di Gelar Disdagin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini