Infokowasi.com – Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu wilayah di Jawa Barat yang memiliki kekayaan geologi luar biasa. Struktur tanahnya yang kaya akan sisa aktivitas vulkanik purba dan batuan sedimen menghasilkan berbagai jenis batuan mulia dan batu akik (gemstone) berkualitas tinggi.
Tiga potensi batu akik unggulan asal Kabupaten Sukabumi beserta wilayah penyebarannya meliputi:
1. Batu Blue Opal (Opal Biru / Mizone)
– Karakteristik: Merupakan salah satu ikon batu akik terpopuler dari Sukabumi. Batu ini memiliki warna biru muda yang cerah dan jernih mirip warna minuman isotonik, sehingga sering dijuluki “Opal Mizone”. Kualitasnya yang tinggi membuat batu ini sangat diminati hingga ke pasar internasional, termasuk Rusia.
– Wilayah Penyebaran: Potensi utamanya tersebar di wilayah Sukabumi Selatan, khususnya di area Kecamatan Sagaranten dan beberapa kecamatan di sekitarnya yang berbatasan dengan wilayah perbukitan sedimen.
2. Batu Jasper / Pancawarna Sukabumi
– Karakteristik: Batu jenis kalsedon/jasper yang memiliki keunikan berupa perpaduan multiwarna (merah, kuning, hijau, cokelat, hingga hitam) dalam satu bongkahan batuan. Selain dijadikan mata cincin, bongkahan batu pancawarna dan jasper purba di Sukabumi juga kerap diolah menjadi kerajinan seni bernilai estetika tinggi.
– Wilayah Penyebaran: Tersebar luas di sepanjang aliran sungai purba dan perbukitan di wilayah Kecamatan Sagaranten, Kecamatan Cidadap, serta kawasan Kecamatan Jampangtengah.
3. Batu Akik Moss Agate (Akik Lumut) & Kalsedon Madu
– Karakteristik: Moss agate asal Sukabumi memiliki keindahan inklusi berupa pola mirip lumut hijau atau tumbuhan air yang terperangkap di dalam kristal bening kalsedon. Selain itu, terdapat pula varian kalsedon polos berwarna kuning kecokelatan yang dikenal lokal sebagai “Akik Madu”.
– Wilayah Penyebaran: Penyebaran terbesarnya berada di Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, yang juga menjadi sentra pengrajin batu mulia turun-temurun terbesar di Sukabumi (dikenal sebagai “Kampung Dolar”). Potensi sejenis juga ditemukan di area Kecamatan Cikembar.
Ringkasan Wilayah Sentra Pengrajin & Pemasaran
Bagi para kolektor yang ingin berburu atau melihat pengolahan batu akik di Sukabumi, terdapat dua titik utama:
– Sentra Produksi (Hulu): Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten. Wilayah ini merupakan pusat penambangan dan pemotongan bahan bongkahan mentah (rough) hingga menjadi perhiasan yang diekspor.
– Sentra Pemasaran (Hilir): Kawasan Sukuraja dan Gang Tokhiat / Gangteekwan (Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi) yang menjadi pusat galeri dan pasar transaksi berbagai jenis batu akik sejak tahun 1965.









