Infokowasi.com – Kecamatan Tegalbuleud di Kabupaten Sukabumi, khususnya Desa Buniasih dan Desa Tegalbuleud, memiliki potensi besar sebagai penghasil garam berkualitas tinggi dengan kadar NaCl mencapai 97,75%. Wilayah pesisir selatan ini kini tengah didorong melalui inovasi teknologi, penguatan legalitas, serta perluasan pasar untuk menjadi komoditas unggulan daerah.
Potensi dan Keunggulan
• Kualitas Produk Tinggi: Hasil uji laboratorium menunjukkan kadar NaCl garam produksi lokal Tegalbuleud mencapai 97,75%.
• Lokasi Pesisir Strategis: Berpusat di area pantai seperti kawasan Desa Buniasih dan Pantai Talanca yang didukung oleh pengalaman para petambak lokal.
• Riset Teknologi Modern: Kolaborasi BRIN dan Universitas Nusa Putra mengembangkan penerapan teknologi Solar Still berbasis energi surya untuk menghasilkan garam yang lebih higienis dan ramah lingkungan.
Tantangan Pengembangan
• Kendala Pemasaran & Harga: Sempat terjadi penumpukan stok akibat lesunya pasaran dan keterbatasan izin edar resmi.
• Faktor Alam & Infrastruktur: Ketergantungan terhadap musim serta kebutuhan alat penyedot air laut ke tengah guna mendapatkan pasokan air baku yang lebih bersih dan optimal.
Upaya Pemerintah dan Dukungan pendampingan Legalitas: Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi aktif memperkuat kelembagaan Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) TB Mandiri Sejahtera melalui perizinan OSS.
Target Rantai Pasok: Garam lokal Tegalbuleud diproyeksikan untuk memasok kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sukabumi.









