Laporan : Robby Sugara (Jampang)
INFOKOWASI.COM, Sukabumi
Hari ini, Selasa, 17 November 2020, puluhan warga tampak merapikan jalan penghubung Ciirateun dengan Kampung Cipancer Desa Bojongjengkol Kecamatan Jampangtengah.
Jalan alternatif dengan status jalan lingkungan ini berada di Kampung Sengkol RT 038 RW 007 Desa Bojongjengkol.
Jalan dengan panjang sekitar 5 kilometer tersebut sudah tersentuh pengerasan 7 tahun sebelumnya menggunakan batu alam ukuran besar hasil swadaya masyarakat.

Menurut Paren Arga Permana, S.Pd. Staf Pemerintahan Desa Bojongjengkol menuturkan bahwa jalan tersebut merupakan jalan lingkungan berfungsi sebagai jalur alternatif menuju Kampung Cipancer dari Cierateun, dengan perbedaan waktu 15 menit lebih cepat dibanding menggunakan jalan desa melalui perkebunan PT Bantar.
“jalanan tersebut memang sudah mengalami pengerasan menggunakan batu, tapi ukuran tidak teratur ada yang besar bahkan bentuk batu banyak yang runcing”, ucap Paren
“sehingga hari ini warga berinisiatif membetulkan, sedikit diperbaiki untuk meminimalisir resiko kecelakaan”, tegas Paren.

Jalan desa dengan arah Kampung Ciirateun- Cipancer ini merupakan jalur cukup vital mengingat melalui 7 wilayah ke RT an Desa Bojongjengkol bagian barat, dengan kondisi masih memprihatinkan karena masih terdiri batuan bercampur tanah.
Paren pun berharap jalan utama di Kedusunan Cipancer tersebut akan masuk program rabat pengerasan ditahun 2022, itu pun menurutnya jika masuk pengajuan Musdus tahun ini.
“akses jalan tersebut kedepannya harus memberikan kemudahan bagi warga Kedusunan Cipancer dan sekitarnya sebagai pemanfaat utama”, pungkas Paren.
RED









