Infokowasi.com — Sentuhan pembangunan yang hadir melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas. Kali ini, perubahan nyata terlihat pada Masjid Al Barokah di Kampung Cikiara Kebun, RT 01/RW 11, yang tengah direhabilitasi oleh Satgas TMMD Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Sabtu (31/10/2026).
Bagi masyarakat setempat, masjid bukan sekadar bangunan tempat menunaikan ibadah. Lebih dari itu, rumah ibadah menjadi pusat kegiatan keagamaan, ruang silaturahmi, sekaligus tempat tumbuhnya kebersamaan warga. Karena itu, rehabilitasi Masjid Al Barokah menjadi salah satu sasaran pembangunan yang memiliki arti mendalam bagi kehidupan masyarakat.
Bangunan berukuran 11 x 11 meter tersebut mendapatkan pembenahan pada sejumlah bagian penting. Mulai dari perbaikan atap, plafon, dinding, jendela, pintu, pemasangan lantai keramik, hingga penataan pagar masjid. Seluruh pekerjaan diarahkan untuk menghadirkan tempat ibadah yang lebih nyaman, aman, dan layak digunakan masyarakat.
Tidak hanya di Kampung Cikiara Kebun, rehabilitasi fasilitas ibadah di Kampung Sukadamai juga terus dilaksanakan dengan capaian pengerjaan sekitar 70 persen.
Dalam pelaksanaannya, delapan personel TNI turut diterjunkan, yakni Peltu Anwar, Pelda Hanafi, Serka Darmaji, Serka Dikdik, Sertu Gunawan, Pelda Ardiyanto selaku Babinsa, Kopka Aries, dan Sertu Asep Mustopa.
Semangat kebersamaan semakin terasa dengan keterlibatan lima perangkat desa, tiga tokoh masyarakat, serta 15 warga yang ikut bergotong royong membantu proses pengerjaan. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan desa bukan hanya pekerjaan satu pihak, melainkan hasil dari kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Masjid Lebih Indah, Harapan Warga Kembali Tumbuh
Perubahan yang mulai terlihat pada Masjid Al Barokah disambut penuh rasa syukur. Ketua RT setempat, Nurhasanah, tak mampu menyembunyikan kegembiraannya ketika melihat rumah ibadah di lingkungannya kini mendapatkan perhatian dan pembenahan.
Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh personel TMMD yang telah bekerja bersama masyarakat.
“Sekarang mah masjid jadi saé, Pak. Bakal indah sakedap deui lamun tos réngsé mah. TMMD ngarobah sagalana. Hatur nuhun Bapak-bapak TMMD Kodim, saé pisan,” ungkap Nurhasanah.
Ungkapan sederhana tersebut menjadi gambaran betapa berarti pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Masjid yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini mulai menunjukkan wajah baru dan memberikan harapan akan tempat ibadah yang semakin nyaman.
Tak Menyangka Pembangunan Menjangkau Kampungnya
Rasa haru serupa disampaikan Bambang, tokoh masyarakat Kampung Cikiara Kebun. Ia mengaku tidak pernah membayangkan bahwa program TMMD akan menghadirkan pembangunan dengan cakupan yang begitu luas di wilayahnya.
Menurutnya, kehadiran TMMD bukan hanya memperbaiki satu fasilitas, tetapi membawa berbagai perubahan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Saya selaku yang dituakan di kampung ini sangat terharu, Pak. Jauh dari pemikiran saya sebelumnya. Saya kira TMMD tidak akan sampai seperti ini. Ternyata semuanya ada, mulai dari pembangunan infrastruktur, rehabilitasi masjid, jalan, sampai penanaman pohon untuk penghijauan. Sagala aya, nuhun pisan TMMD,” tutur Bambang.
Pernyataan tersebut memperlihatkan besarnya apresiasi masyarakat terhadap program pembangunan yang hadir hingga ke lingkungan perdesaan. Bagi warga, manfaat TMMD bukan hanya terlihat dari bangunan yang diperbaiki, tetapi juga dari tumbuhnya optimisme dan semangat kebersamaan.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat Hadirkan Perubahan
Program TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi terus menggarap berbagai sasaran pembangunan, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, penyediaan sarana air bersih, penghijauan lingkungan, hingga rehabilitasi fasilitas keagamaan.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan upaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Keterlibatan warga dalam pengerjaan juga menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun rasa memiliki dan menjaga keberlanjutan hasil pembangunan.
Rehabilitasi Masjid Al Barokah diharapkan menjadi lebih dari sekadar pembaruan fisik bangunan. Kehadirannya kelak diharapkan memperkuat aktivitas ibadah, mempererat hubungan sosial, serta menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan.
Dari Kampung Cikiara Kebun, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali menunjukkan maknanya. Ketika prajurit dan masyarakat bekerja bersama, pembangunan tidak hanya menghasilkan perubahan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi kehidupan desa.
TMMD ke-130: Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa. Bersama Rakyat, TNI Hadir Membangun dan Menguatkan Harapan.
(ASR)









