Infokowasi.com — Menjaga kebersihan lingkungan bukan sekadar rutinitas, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan kerja berkelanjutan. Di tengah tantangan keterbatasan sarana operasional, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi terus menjalankan pelayanan pengangkutan sampah domestik secara langsung ke tengah masyarakat.
Melalui pengaturan jadwal pengangkutan serta optimalisasi kendaraan yang tersedia, DLH berupaya memastikan sampah rumah tangga dapat tertangani secara bertahap. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan kawasan permukiman sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Namun, luasnya wilayah Kabupaten Sukabumi menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pelayanan. Untuk menjangkau seluruh wilayah secara maksimal, kebutuhan armada pengangkut sampah diperkirakan mencapai sekitar 250 unit truk. Sementara itu, jumlah kendaraan yang tersedia saat ini masih terbatas sehingga diperlukan pengaturan operasional secara cermat.
Kondisi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan sampah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Keterlibatan masyarakat sangat diperlukan agar pengelolaan sampah bisa dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga.
DLH pun mengajak warga membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya. Sampah organik, seperti sisa makanan dan dedaunan, dapat dikelola secara mandiri melalui metode sederhana, salah satunya dengan memanfaatkan lubang biopori. Sementara sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna dapat dipisahkan untuk didaur ulang atau disalurkan melalui pengelolaan sampah yang sesuai.
Upaya sederhana tersebut dapat membantu mengurangi volume sampah yang harus diangkut sekaligus menekan beban tempat pemrosesan akhir.
Pada akhirnya, kebersihan daerah bukan hanya ditentukan oleh banyaknya armada pengangkut atau intensitas pelayanan pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk mengurangi, memilah, dan mengelola sampah juga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Melalui sinergi antara pemerintah dan warga, DLH Kabupaten Sukabumi berharap pengelolaan sampah domestik dapat berjalan lebih efektif, sehingga kebersihan lingkungan menjadi budaya bersama, bukan sekadar tanggung jawab satu pihak.
(ASR)









