Harga Minyak Mentah Dunia Turun, Ini Penyebabnya

ilustrasi

Infokowasi.com – Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan karena adanya kekhawatiran soal berkurangnya permintaan minyak di tengah kekhawatiran munculnya gelombang kedua Covid-19 di sejumlah negara.

Hingga Senin (15/6/2020) jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia sudah melebihi delapan juta kasus. Lonjakan jumlah kasus baru Covid-19 terjadi di Amerika Latin, sedangkan di saat bersamaan Amerika Serikat dan Cina menangani kemunculan klaster baru.

Sejumlah pengamat mengatakan belum melihat adanya pembatasan ketat atau lockdown seperti pada awal tahun.

“Munculnya sejumlah berita utama soal Covid-19 menunjukkan pulihnya permintaan minyak akan berjalan lama, tapi tampaknya kita tidak akan melihat kembalinya penerapan aturan lockdown,” kata Stephen Innes, Kepala Strategi Market Global di AxiCorp dalam pernyataan tertulis seperti dilansir Reuters pada Senin (15/6/2020).

Baca Juga :  Akses Masuk ke Arab Saudi Sementara Tetap Ditutup

Hanya minyak mentah Brent turun 20 sen menjadi US$39.52 per barel .atau Rp 558.6 ribu. Jenis minyak AS GLc1 turun 21 sen atau 0.6 persen menjadi US$36.91 atau sekitar Rp521.7 ribu.

Analis mengatakan ada harapan produsen besar minyak akan mengurangi pasokan ke pasar. Ini bisa mengerem laju penurunan harga minyak.

“Ada optimisme baru bahwa negara OPEC+ akan mengurangi produksi minyak mentah jika kita melihat adanya kekhawatiran meningkat gelombang kedua Covid-19,” kata Edward Moya, analis pasar minyak senior di Oanda.

Baca Juga :  Arsenal vs Leicester: Mimpi Menang Tersandung Vardy

 

Laporan : Martin

Editor : Martin

 

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here