Laporan : Robbi Sugara
Sukabumi, Infokowasi.com
Akibat Intensitas Hujan Tinggi
Jembatan Cirawa yang berfungsi sebagai penghubung jalan jalur kabupaten ruas Bojongjengkol – Purabaya kembali mengalami kerusakan parah.
Selasa, 8 Desember 2020, diketahui jembatan yang berlokasi di Kampung Cirawa RT 17 RW 03 Desa Nangerang Kecamatan Jampangtengah ambruk.
P2BK Kecamatan Jampangtengah, Dadi Supardi sigap melakukan giat assesment ke Lokasi bersama Pemdes dan Bhabinkamtibmas Nangerang.

Nampak hadir memantau keadaan lokasi Kepala Desa Nangerang Sopian, anggota Polsek Jampangtengah Nurdin Hikayat serta beberapa tokoh masyarakat.
Menurut Dadi curah hujan dengan intensitas cukup tinggi menjadi penyebab semakin parahnya kerusakan.
“hujan deras yang berlangsung cukup lama diwilayah Desa Nangerang mengakibat meluapnya Sungai Cirawa dan menggerus pondasi jembatan hingga ambruk”, ungkap Dadi
Saat ini jembatan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan, adapun akses warga setempat saat ini menggunakan jalan alternatif yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Kejadian ini tidak berdampak pada kelangsungan PILKADA Kabupaten Sukabumi 2020 Seluruh Logistik KPU telah selesai didistribusikan dari PPS ke KPPS
Encep Maulana, S.Pd. selaku Ketua BPD sekaligus Ketua PPS Nangerang menuturkan bahwa keadaan jambatan tersebut sudah mengalami beberapa kali kerusakan.
“kejadian seperti ini bukan yang pertama kali, sebelumnya jembatan ini pun pernah rusak, kami hanya bisa mengandalkan swadaya masyarakat untuk perbaikan”, jelas Encep.

Diperkirakan kerugian akibat amblasnya jembatan tersebut mencapai puluhan juta rupiah. Saat ini material yang dibutuhkan berupa batang pohon kelapa untuk penanganan kedaruratan sebanyak 8 buah dengan panjang 7 meter.
Encep berharap kerusakan jembatan tersebut segera mendapat respon perbaikan dari pemerintah daerah, mengingat jembatan tersebut akses vital bagi warga Desa Nangerang dan sekitarnya.
RED









