PLN Tidak Menaikan Tarif Listrik

PLN Tidak Menaikan Tarif Listrik

Sukabumi, infokowasi.com – Kami  pastikans ini tidak ada kenaikan listrik, harga masih tetap sama dengan periode tiga bulan sebelumnya. Bahkan sejak tahun 2017 tarif listrik ini tidak pernah mengalami kenaikan.

Adapun besaran tarif yang berlaku saat ini sebagai berikut:
1. Tarif untuk tegangan rendah sebesar Rp 1.467/KWh
2. Tarif untuk R-1/900 VA RTM sebesar Rp 1.352/KWh
3. Tarif untuk tegangan menengah sebesar Rp 1.115/KWh
4. Tarif untuk tegangan tinggi sebesar Rp 997/Kwh

PLN Tidak Menaikan Tarif Listrik

Adanya peningkatan tagihan rekening listrik pada pelanggan rumah tangga lebih disebabkan oleh meningkatnya penggunaan masyarkat akibat adanya pandemi virus corona yang membuat masyarakat banyak melakukan aktifitas di rumah.

Baca Juga :  Informasi Terbaru COVID-19 DI KAB SUKABUMI

Untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi COVID-19, PLN juga telah menjalankan keputusan Pemerintah untuk memberikan stimulus berupa pembebasan tagihan rekening listrik pelanggan rumah tangga daya 450 VA, pelanggan bisnis dan industry kecil daya 450 AV. Serta potongan tagihan sebesar 50 persen untuk pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi.

Sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus corona atau Covid-19, PLN juga telah menangguhkan sementara proses pencatatan dan pemeriksaan stand meter bagi pelanggan pasca bayar. Sebagai gantinya, untuk mulai rekening bulan Mei 2020, PLN telah menyiapkan layanan melalui WhatsApp terpusat bagi pelanggan yang ingin melaporkan angka stan dan foto kWh meter.

Baca Juga :  Milagros Berikan Bantuan untuk Pemkab Sukabumi, H. Harwan Hamami : Tenaga Medis Harus Terus Disupport

Pelanggan pascabayar dapat mengirim angka stan kWh meter nelalui layanan WhatsApp terpusat PLN dengan nomor 08122123123. Pelaporan angka stan meter dapat dilakukan oleh pelanggan sesuai tanggal pencatatan meter masing- masing pelanggan yang akan diinformasikan pada awal proses pelaporan mandiri melalui WhatsApp.

Laporan dari pelanggan tersebut nantinya akan menjadi dasar perhitungan tagihan listrik pelanggan setiap bulannya. Sementara, bagi pelanggan yang tidak melaporkan angka Kwh meter, dasar perhitungan tagihan listrik akan menggunakan perhitungan rata-rata pemakian listrik selama 3 bulan terakhir.

Baca Juga :  Ketua Yayasan Ikut Diperiksa, RSI Lakukan Rapid Test

Laporan: Dadan Haekal
Editor : WD

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here