Rehab Rutilahu Mulai Realisasi Di Kecamatan Jampangtengah

Lapiran : Robbi Sugara

INFOKOWASI.COM, Sukabumi
Program rehabilitasi rumah tidak layak huni di Kecamatan Jampangtengah sudah terlihat progres dibeberapa desa.
Menurut informasi dari Hendi Suhendi sekretaris kepanitiaan program rutilahu Kecamatan Jampangtengah menyebutkan bahwa ditahun 2020 ini Kecamatan Jampangtengah menerima bantuan untuk perehaban sekitar 40 unit rumah tidak layak huni.

Hendi menuturkan nominal anggaran perunit senilai sepuluh juta rupiah, setiap desa menerima bantuan perehaban dengan jumlah unit tidak merata. Lebih lanjut Hendi menjelaskan bahwa uang untuk bahan material langsung ditransfer ke rekening toko material sejumlah Rp 9.200.000. Sementara sisanya sebesar delapan ratus ribu rupiah diperuntukan upah kerja dan administrasi pelaporan.

Baca Juga :  Polres Sukabumi Lakukan Bakti Sosial dengan Sistim Hunting

“ setiap desa menerima masing-masing tiga bantuan reguler, tapi ada juga yang menerima lebih dari tiga, ada yang empat, terbanyak ada yang menerima bantuan untuk rehab enam unit rumah, sehingga total 40 unit disebelas desa di Kecamatan Jampangtengah”, ucap Hendi yang juga merupakan TKSK Kecamatan Jampangtengah.

Sementara Kepala Desa Jampangtengah H. Agus Jayadi Ramli, S.Hut. ketika dihubungi membenarkan, pihaknya pun sudah merealisasikan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni tersebut.

“untuk tahun ini kami akan merealisasikan perbaikan sebanyak lima unit rumah warga”, ucap Agus. “ empat diantaranya menggunakan anggaran dari program rehab rutilahu Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, sementara satu unit lainnya memanfaatkan dana swadaya kami”, Agus menjelaskan.

Baca Juga :  Selamat atas Kelahiran PANCARAN di Suaka Margasatwa Lamandau

Sementara dua rumah di Desa Jampangtengah sudah berjalan melakukan tahapan perbaikan, yaitu rumah Meti berlokasi di Kampung Jelebud RT 03 RW 02 dan rumah Deni yang berada di Kampung Ciagung RT 02 RW 07 Desa Jampangtengah.
Pengerjaan perehaban pun sebagian besar mengandalkan swadaya masyarakat, turun langsung BPD, Staf desa, bahkan Bhabinkamtibmas serta Babinsa turut membantu.

Agus berharap Kuota rehab rumah tidak layak dari pemerintah kedepannya bisa bertambah, sehingga lebih banyak lagi rumah warga terjaring untuk diperbaiki.
“semoga bantuan dari pemerintah ini bisa membantu meringankan beban masyarakat”, pungkas Agus.

Baca Juga :  Tinjau Fasilitas CT SCAN RSUD Palabuhanratu, Bupati "Untuk Percepatan Layanan Masyarakat"

YUD

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here