Laporan : Robbi Sugara
INFOKOWASI.COM, Sukabumi
Sepintas tidak ada yang aneh ketika kita melewati Jalan Baru ruas Provinsi Nyalindung-Purabaya.
Jalan baru ini merupakan pengganti dari jalan sebelumnya yang mengalami kerusakan terdampak pergerakan tanah beberapa waktu lalu di Nyalindung.
Pada satu titik jalan baru yang berlokasi di Kampung Pasirsalam RT 02 RW 05 Desa Kertaangsana Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi ini, kita akan menemukan sebuah lokasi berupa tempat untuk berswafoto.

Spot yang sempat menghiasi beberapa beranda status Facebook dan WA ini memang memiliki lokasi yang cocok menjadi tempat berfoto ria.
Lokasi yang berada diposisi pada ketinggian, memiliki view cukup luas untuk menikmati keindahan alam dengan latar belakang hamparan Kota Sukabumi serta Gunung Gede, tentunya menjadi daya tarik dan destinasi tersendiri.

Asep suherman (43) warga setempat berinisiatif membangun sebuah tempat sebagai spot selfie, dengan bahan seadanya berupa batangan dari pohon bambu dan bilah kayu sisa material bangunan yang didapat dari pabrik pengolahan kayu.
Menurut Asep pembuatan spot selfie tersebut terinspirasi dari beberapa pengguna jalan yang kedapatan sering mengambil foto ditempat tersebut.
“awalnya saya membuat warung kecil disini, sebagai pengganti mata pencaharian saya”,jelas Asep.

“beberapa waktu lalu lahan garapan saya untuk bertani pada tanah HGU Perkebunan teh Pasirsalam ini, sebagian besar diambil alih fungsi menjadi jalan baru, setelah jalan beroperasi saya membuka warung kopi kecil-kecilan untuk menambah penghasilan”, tambah Asep.
“seiring waktu berlalu saya menjaga warung, ternyata para pengguna jalan sering terlihat berhenti dan berfoto di area ini, jadi saya inisiatif membuat spot selfie ini, ternyata rame juga”, tandas Asep.
“sebenarnya spot ini belum selesai seratus persen tapi pengunjung antusias banyak yang ingin difoto, namun untuk keamanan sudah layak pakai”, pungkas Asep.
Asep pun menuturkan bahwa dirinya mendirikan spot swafoto setelah meminta ijin terlebih dahulu kepada pihak pemerintah desa setempat, dengan menggunakan anggaran pribadi, dan berharap bisa menambah penghasilan dari Warung kopi miliknya sebagai pengganti pekerjaan bertani setelah lahan pertaniannya berubah tertutup aspal dan beton sebagai Jalan Provinsi dilokasi tersebut.

Terlihat puluhan pengunjung bergantian berfoto pada spot buatan tersebut baik warga setempat yang sengaja mendatangi lokasi maupun para pengguna jalan yang melewati jalur provinsi tersebut.
RED









