Laporan : Robbi Sugara
INFKOWASI.COM, Sukabumi
Imunitas adalah mekanisme tubuh manusia untuk melawan, mengusir dan memusnahkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh manusia. Benda asing tersebut bisa berupa bakteri, virus, organ transplantasi dan lain-lain. Jika ditransplantasikan ke dalam tubuh maka tubuh akan menolaknya karena benda asing tersebut dianggap bukan sebagai bagian dari jaringan tubuh. Benda asing tersebut dianggap sebagai pendatang (invader) yang harus diusir. Oleh karena itu, fungsi sistem imun perlu senantiasa dijaga agar imunitas tubuh kita kuat, terlebih dimasa pandemi saat ini.

Beberapa cara untuk meningkatkan imunitas diantaranya mengonsumsi makanan bergizi 4 sehat 5 sempurna, berolahraga dengan rutin, mengelola stres dengan baik dan meningkatkan keimanan ibadah kita, beristirahat yang cukup, pola hidup yang bersih dan sehat, hindari atau jangan merokok, optimisme kegiatan positif ditingkatkan, dan mengonsumsi suplemen penunjang.
Salah satu kegiatan yang sudah menjadi rutinitas para guru di SMP Negeri 3 Cibadak di bawah pimpinan H. Soleh, S.Pd, MM.Pd. untuk tetap menjaga dan meningkatkan imun pada tubuh yaitu dengan melaksanakan olahraga.

Kegiatan secara terus menerus dilaksanakan setiap hari Selasa mulai pukul 07.30 sampai dengan pukul 09.00. Kegiatan olahraga tersebut dipandu langsung oleh kedua Guru Olahraga yaitu Risnandar Kurnia Illahi, S.Pd. dan Reza Anugerah Pratama, S.Pd.
Sekolah yang beralamat di Jalan Raya Karangtengah No. 691 Cibadak, dengan jumlah tenaga pengajar 47 orang, terdiri 26 laki-laki dan 21 perempuan, tetap konsisten berolahraga.
Menurut Risnandar bahwa kegiatan tersebut sudah berjalan 2 bulan lalu, sesuai arahan dan intruksi Kepala SMP Negeri 3 Cibadak, H. Soleh, S.Pd, MM.Pd. dengan tujuan menjaga imunitas dan kebugaran tubuh para guru serta staff.
“setiap hari Selasa kita melakukan olahraga bersama, semua guru mengikuti kegiatan berupa senam aerobic untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan jantung serta latihan peningkatan kebugaran lainnya”, ucap Risnandar.

“ada wall sit yaitu gerakan duduk bersender pada tembok untuk melatih otot paha dan perut, Cruncs untuk melatih otot perut, dan Back Up untuk melatih otot perut, satu jam setengah setiap minggunya kami berolahraga”, tambah Risnandar.
Lebih lanjut Risnandar menjelaskan bahwa Olahraga juga terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan meredakan peradangan. Namun, perlu diingat, olahraga yang dilakukan secara teratur memiliki efek yang lebih baik terhadap sistem imun dibandingkan olahraga yang hanya sesekali. Waktu olah raga bisa pagi hari atau sore hari. Menjaga daya tahan tubuh diyakini bisa menghalau infeksi virus.
Kerja dari rumah (work from home), belajar daring yang diterapkan selama wabah Corona ini justru membuat tubuh rentan minim aktivitas. Kurang gerak malah menurunkan imun kita sehingga meningkatkan risiko infeksi jika kita tidak olah raga secara rutin dengan intensitas sedang. Tubuh akan merilis hormon stres menurunkan inflamasi, fungsi microbial killing, meningkatkan hemostasis (mekanisme tubuh untuk melindungi diri dari proses pendarahan), juga meningkatkan sitokin (sel imunitas tubuh). Olahraga bisa merangsang kinerja antibodi dan sel-sel darah putih untuk bersirkulasi lebih cepat . Sel darah putih merupakan sel kekebalan tubuh yang melawan berbagai penyakit.
YUD









